Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Instagram @2_cheap_cars)
Dream - Hal paling menyebalkan saat masyarakat dilanda kepanikan virus corona adalah oknum yang berusaha memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Tindakan inilah yang dilakukan sebuah diler mobil bekas di Selandia Baru.
Di saat masyarakat khawatir dengan penyebaran virus Covid-19, diler ini malah membuat promosi yang secara tak langsung menyinggung soal virus corona.
Mengutip laman oto.com, Rabu, 4 Maret 2020, Jenama 2 Cheap Cars, jejaring penjualan kendaraan bekas di Selandia baru mempublikasikan iklan agar masyarakat membeli mobilnya.
Iklan yang dipasang berbayar di Reddit itu, seperti dilaporkan Stuff NZ, perusahaan memasang gambar yang menunjukan seorang pria menggunakan masker dalam kereta. Pria ini tampak menutup mulutnya.
Gambar tersebut memang bisa multitafsir. Namun keterangan dalam fotonya dianggap provokatif.
" Khawatir gunakan transportasi umum? Kami punya banyak mobil di bawah Rp 40 jutaan dengan cicilan mulai Rp 200 ribuan perminggu."
Tindakan perusahaan itu dianggap tak pantas karena saat ini ada 73 negara termasuk Selandia Baru yang sudah mengkonfirmasi kasus virus corona.
Beragam respons dari netizen langsung memenuhi iklan perusahaan tersebut. Ada yang berusaha menanggapinya dengan santai dengan mengatakan, " Tak masalah dengan iklan ini. Tim marketing yang cerdas."
Namuna banyak pula netizen yang berang dengan keputusan promosi tersebut. " Ini adalah cara paling culas yang pernah mereka pakai untuk menjual mobil bekasnya."
Pemilik diler mobil bekas tersebut ternyata sangat santai menanggapi polemik dengan iklan itu. " Ya, promosi yang baik, kan!" jawabnya saat dikonfrmasi jurnlis Stuff akan langkah publikasinya.
Ia kemudian menambahkan responnya dengan kalimat yang tak kalah jahat promosinya.
''Kalau Anda terkena virus Corona dan mau beli mobil dari sekarang, selama seminggu ini kami akan berikan Anda diskon Rp 4 jutaan. Tapi Anda harus kasih tahu sebelum datang, supaya kami bisa pakai masker," jelas CEO 2 Cheap Cars, Daniel Buckley.

(Foto: Instagram @2_cheap_cars)
2 Cheap Cars memang bukan merek yang asing dengan promosi kontroversial. Stuff mencatat ada tiga kasus yang tak kalah parah terkait kegiatan pedagang mobil bekas ini. Kebudayaan Maori pernah disalahgunakan olehnya untuk mempromosikan produk.
Isu rasis juga berkumandang saat mereka sebutkan mobil bekas merek Jepang dengan istilah 'Jap.' Terakhir, upaya penyogokkan pada konsumen pembelinya agar meninggalkan review dengan reputasi sempurna di Google.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya