Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
TBC (Foto: Shutterstock)
Ada fakta penting yang wajib diketahui soal kaitan rokok dan TBC.
Dream - Merokok acap kali dituding sebagai penyebab dari berbagai penyakit. Dan kini, rokok juga diketahui menjadi salah satu pemicu penyakit Tuberculosis (TBC), di mana jumlah penderitanya di Indonesia berada di peringkat dua dunia..
Erlina Burhan, seorang dokter spesialis pernapasan atau pulmonologist, menjelaskan anggapan itu tidak sepenuhnya tepat. Namun jangan senang dahulu. Ada fakta penting yang wajib diketahui.
"TBC itu disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tubercolosis. Rokok itu memberikan kontribusi," ujar dr Erlina di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa 16 Januari 2018.
Menurut Erlina, dengan menghirup asap rokok, bulu-bulu getar yang ada di rongga pernapasan menjadi rusak. Padahal bulu getar tersebut berfungsi sebagai pertahanan terhadap kuman yang masuk saat menghirup udara.
"Jadi bukan rokok yang menyebabkan TBC. TBC hanya disebabkan oleh kuman," tegasnya.
Jika ingin mengetahui apakah kamu atau orang terdekat kamu mengidap TBC, menurut Erlina terdapat beberapa tanda yang mudah untuk dikenali.
"Pertama ada demam hilang timbul. Kedua tidak mau makan, sampai berat badan turun. Kalau ada teman yang makin kurus, coba ditanya dan suruh periksa ya," kata Erlina.
(Sah)