Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Perhatikan Jenis Dan Kuantitas Karbohidrat Dan Protein. (Foto: Shutterstock)
Dream - Di samping melakukan latihan yang intensif, seorang atlet juga membutuhkan asupan makanan cukup dan kaya nutrisi. Atlet bisa mendapatkan performa terbaik dengan asupan yang tepat.
"Semua komponen nutrisi penting untuk physical development dan peak performances seorang atlet," tutur Sport Nutritionist, Emilia Achmadi.
Hal itu disampaikan Emilia dalam Siaran Pers Ajinomoto 'Hari Olahraga Nasional & Pentingnya Asupan Gizi yang Sesuai dengan Kebutuhan Atlet Masa Depan Indonesia'.
Selanjutnya, menurut Emilia, jenis dan kuantitas karbohidrat maupun protein merupakan hal yang diperhatikan untuk pembentukan serta kekuatan otot.
"Untuk daya tahan tubuh, fokus akan tertuju pada protein dan mikronutrisi seperti vitamin C serta seng," lanjutnya.
Mayoritas negara maju yang mendominasi di dunia olahraga serta atlet profesional menerapkan program nutrisi.

Bahkan, hal tersebut diterapkan sejak mereka memulai karir sebagai atlet junior. Selain nutrisi, cita rasa juga menjadi hal penting bagi makanan yang akan dikonsumsi para atlet.
Apalagi, atlet membutuhkan jumlah kalori yang cukup banyak untuk bisa beraktivitas dan melakukan latihan setiap harinya.
"Ada 5 rasa dasar, yaitu manis, pahit, asam, asin dan umami. Semuanya bisa didapati dari gula, garam, MSG, merica dan lain-lain. Pemakaian bumbu secukupnya sangat dibutuhkan para atlet," tambahnya.
Kini, atlet Indonesia sudah memerhatikan asupan harian agar memiliki performa maksimal.
Atlet renang, I Gede Siman Sudartawa merupakan salah satu atlet yang telah diperhatikan nutrisinya oleh Emilia dan pelatihnya, Albert Sutanto.
Hal ini merupakan bagian dari program Winning Meals Kachimeshi yang dilakukan dengan pemberian menu makanan dan nutrisi sesuai kebutuhan serta porsi latihan atlet. Sehingga, atlet bisa memiliki performa tertinggi.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?