Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
(Foto: Dewi Sandra)
Dream - Adakalanya, kecantikan wanita terpancar dari rambut yang panjang dan indah. Sebab itu, rambut acapkali dijuluki sebagai mahkota perempuan.
Karena itulah, para Muslimah diharuskan untuk menutup rambutnya. Agar tidak menggoda pandangan lawan jenis yang melihatnya.
Lalu, bagaimana perawatan yang tepat untuk rambut wanita berhijab? Seharian ditutup rapat, pastinya rentan terhadap kerusakan dan kerontokan.
" Permasalahan rambut wanita berhijab itu, karena seharian dikuncir. Malah kadang masih basah, sudah dikuncir, habis itu ditutup. Makanya terancam bau dan rapuh karena terus-terusan diikat," tutur Sari Chairunnisa, dokter kesehatan rambut dan kulit kepala, di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Untuk tindakan pencegahan, Sari memberikan tips-tips sederhana untuk wanita berhijab. Dokter berhijab ini lebih menyarankan jika lebih baik jadwal keramas diatur. Hal itu betujuan agar dapat kering maksimal, saat tidak bertepatan dengan jadwal kerja atau kuliah.
" Pertama, untuk rambut yang panjang biasanya selalu diikat. Selesai aktivitas, sebaiknya dilepas, digerai, biarkan rambut bebas. Kedua, saat keramas, jangan langsung dibilas, didiamkan dulu, kemudian dikeringkan, jangan langsung dikuncir," jelasnya.
Selain itu, Sari juga menyarankan agar setiap perempuan memahami kondisi kulit kepalanya. Sehingga dapat memilih kandungan shampo yang dibutuhkan rambut.
" Ketiga, kenali jenis rambut kita dan kulit kepala kita, sehingga kita tahu jenis shampoo apa yang digunakan," lanjutnya.
Dan yang terakhir adalah, jangan sisir rambut dalam keadaan basah. Sebaiknya, biarkan rambut dalam kondisi kering dulu, baru disisir.
" Karena kalau basah lalu disisir, akan ada fraksi yang terlalu kuat, sehingga membuat rambut mudah patah. Harusnya diamkan hingga kering, baru di sisir. Pilihlah sisir yang lembut ya," tegasnya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa