Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Vietnam masuk dalam daftar negara-negara yang melaporkan adanya kasus infeksi virus corona. Ada 16 orang yang dinyatakan positif, termasuk salah satu pasien bayi berusia 3,5 bulan.
Kabar menggembirakan pun muncul. Total 16 pasien dilaporkan sembuh sehingga saat ini Vietnam tidak lagi memiliki kasus infeksi Covid-19.
Data John Hopkins University per 3 Maret 2020 pukul 11.33, angka kematian akibat corona di Vietnam tercatat 0, sementara angka kesembuhan mencapai 16, sama dengan jumlah kasus yang terkonfirmasi di negara tersebut.

Peta sebaran virus corona di Vietnam
Hingga saat ini, China masih menempati posisi teratas kasus corona terkonfirmasi. Jumlahnya mencapai 80.151 kasus dengan angka kematian sebanyak 2.944 dan pasien sembuh mencapai 47.203.
Negara dengan kasus terbanyak berikutnya adalah Korea Selatan, Italia, dan Iran. Masing-masing tercatat mengalami 4.612 kasus di Korsel, 2.036 kasus di Italia dan 1.501 kasus di Iran,
Tetapi, angka kematian terbesar setelah China justru terjadi di Iran mencapai 66 orang. Sementara di Korsel sebanyak 28 orang dan Italia 52 orang.
Demikian pula dengan kasus pasien sembuh. Di Iran tercatat ada 291 pasien dinyatakan pulih, sementara Korsel hanya 33 orang dan Italia 149 orang.
Dream - Virus corona telah menginfeksi dua warga Depok, Jawa Barat. Keduanya diduga tertular dari warga Jepang yang sempat masuk ke Indonesia lalu dinyatakan positif corona ketika berada di Malaysia.
Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Arvin Gumilang, mengatakan kementeriannya tidak bisa mendeteksi warga asing terinfeksi penyakit. Hal itu masuk ranah penanganan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai garda terdepan.
" Terkait dengan pencegahan penyakit di setiap negara, port health (kesehatan pelabuhan) menjadi garda terdepan sebelum Imigrasi," ujar Arvin, dikutip dari Liputan6.com.
Alvin mengatakan KKP memiliki otoritas untuk memeriksa kondisi kesehatan warga negara asing sebelum masuk ke Indonesia. Setelah melakukan pemeriksaan dan ditemukan hasilnya positif, KKP memberikan rekomendasi kepada Imigrasi untuk menolak orang tersebut masuk.
" Dalam skema perlintasan orang masuk wilayah Indonesia, Imigrasi melakukan pengawasan administratif terhadap orang asing dan dokumen perjalanannya, dan kemudian mencatatnya dalam sistem perlintasan," kata dia.
Alvin melanjutkan pihak Imigrasi juga tidak dapat melacak keberadaan warga asing jika telah masuk ke Indonesia.
" Kecuali orang asing tersebut melakukan perpanjangan izin tinggal imigrasi di kantor Imigrasi, maka akan terlihat keberadaannya di mana," kata dia.
Sebelumnya, dua warga Depok kontak langsung dengan warga Jepang di sebuah pesta dansa. Usai pesta itu, keduanya mengalami batuk dan kurang enak badan.
Sempat menjalani rawat jalan, keduanya minta dirawat inap karena kondisinya tidak juga juga membaik. Saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit, salah satu dari keduanya mendapat telepon dari warga Jepang, memberitahukan sedang dirawat di Malaysia karena positif corona.
(Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie)
Dream - PT Angkasa Pura II (Persero)/AP II memastikan sudah menjalankan prosedur pencegahan virus corona di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sesuai ketentuan. Perusahaan pengelola bandara pelat merah ini juga telah melakukan pencegahan sejak awal tahun.
“ Koordinasi intensif dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta antara operator bandara yakni PT Angkasa Pura II dengan Otoritas Bandara, Kantor Imigrasi, Karantina, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan stakeholder lainnya,” kata Vice President Corporate Communications AP II, Yado Yarismano, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 3 Maret 2020.
Yado mengatakan tim Facilitation (FAL) yang dipimpin oleh Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah I sudah diaktifkan sebagai wadah koordinasi di antara stakeholder di Soekarno-Hatta,” ujar Yado Yarismano.

Bandara Soekarno-Hatta juga telah dilengkapi berbagai sarana untuk mencegah penyebaran COVID-19. Selain thermal scanner juga terdapat thermo gun, kapsul isolasi, hingga lebih banyak hand sanitizer dan pembagian masker secara berkala.
Rencana kontingensi apabila terdapat penunpang pesawat yang terdeteksi terjangkit COVID-19 pun sudah disiapkan. Jika ada laporan dari pilot, maka pesawat diarahkan terlebih dahulu untuk menuju area karantina.
Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan surat edaran agar pemeriksaan terhadap penumpang rute internasional yang tiba di seluruh bandara di Indonesia dapat ditingkatkan dan dilakukan secara masif.
“ Kami memastikan seluruh pemeriksaan penumpang yang baru tiba dari luar negeri akan melalui pemeriksaan suhu tubuh dengan dibagi dalam beberapa lajur,” kata Yado.
Maskapai juga akan menginformasikan kepada penumpang mengenai keharusan mengisi Health Alert Card.
Dia membantah anggapan pencegahan dilakukan ala kadarnya adalah tidak benar. Dikatakan bahwa personel di Bandara Soekarno-Hatta telah berupaya keras mencegah penyebaran virus corona.

“ Kami memohon dukungan dari penumpang pesawat di bandara dan juga seluruh masyarakat. Bandara adalah pintu gerbang utama di Indonesia. Oleh karena itu, upaya pencegahan dijalankan dengan maksimal,” ujar Yado Yarismano.
Kantor Kesehatan Pelabuhan yang berada di bawah Kementerian Kesehatan bertugas dalam melakukan monitoring terhadap penumpang pesawat, antara lain melalui pengecekan suhu tubuh terhadap seluruh penumpang yang tiba di luar negeri. Pengecekan suhu tubuh dilakukan dengan alat thermal scanner yang terdapat di terminal, serta thermo gun yang dipegang oleh personil Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Di samping itu, penumpang dari luar negeri juga diharuskan mengisi formulir Health Alert Card (HAC) guna memonitor kemungkinan penumpang pesawat terjangkit COVID-19.
Ketika menjalani prosedur pengecekan suhu tubuh dan pengisian form HAC, penumpang dibagi ke dalam empat lajur.
Sementara itu, berkat koordinasi intensif dan penerapan prosedur yang ketat, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta juga telah menolak masuk sedikitnya 18 WNA ke Indonesia karena memiliki riwayat perjalanan ke mainland China dalam 14 hari terakhir sejak kedatangan mereka.
Yado mengatakan pemeriksaan di Soekarno-Hatta tidak hanya dilakukan terhadap penumpang pesawat namun juga terhadap hewan di terminal penumpang dan terminal kargo yang dilakukan oleh Balai Karantina.
“ Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga terus memantau penyebaran berita bohong atau hoax yang dapat menyebabkan kepanikan. Seluruh stakeholder di Bandara Soekarno-hatta berkoordinasi intensif dalam menjalankan upaya pencegahan penyebaran COVID-19,” kata dia.(Sah)
Dream - Pemerintah terus berupaya melakukan langkah antisipatif sekaligus tanggap terhadap penyebaran virus corona semakin meluas. Pemeriksaan virus corona di bandara yang dinilai biasa saja. Ini memungkinkan kebocoran tidak terdeteksi.
Hal tersebut juga dikaitkan dengan upaya pemerintah untuk menggenjot pariwisata dalam negeri sebagai alternatif wisata ke Tiongkok, sehingga lalu lintas turis tetap terjaga.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Djoko Sasono, mengatakanm berdasarkan pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), ia yakin Indonesia mampu tangani virus corona.
" Tapi kami yakin bahwa sebagaimana WHO men-declare bahwa Indonesia mampu untuk melakukan penanganan corona," kata Djoko di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Senin 2 Maret 2020.
![]()
Terkait dengan prosedur yang digunakan di bandara, dia merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Sebab sejauh ini, menurutnya masih aman.
" Saya tidak tahu detailnya, tapi so far kami merasa bahwa kami secure ya," kata dia.
" Kami kan fokuskan ini bandara internasional, jadi di daerah yang tidak internasional sebetulnya tidak ada hal yang perlu dirisaukan" tambah Djoko.
Sebagai informasi, pada hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkonfirmasi terdapat dua orang yang positif terkena virus corona di Indonesia. Keduanya merupakan warga Depok yang diketahui kontak dengan warga negara Jepang yang positif Corona saat pemeriksaan di Malaysia.
(Sumber: Liputan6.com/Pipit Ika Ramadhani)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya