Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Sebanyak 90 peserta mengikuti seleksi menjadi Calon Imam Masjid Luar Negeri yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag). Para peserta adalah mereka yang telah dinyatakan lolos pada tahap I.
Seleksi yang berlangsung selama 3-5 Maret iitu digelar dengan protokol kesehatan ketat di Hotel Golden Boutique Jakarta.
" Tidak mudah mencari imam masjid yang hafal 30 juz Alquran, qari, menguasai Bahasa Arab dan bisa membaca kitab turats. Kita berharap semuanya lulus karena ini menjadi preseden yang sangat baik," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, dikutip dari Kemenag.
Para peserta yang lolos pada tahap II ini akan diberangkatkan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Mereka mendapatkan amanah untuk menjadi imam pada sejumlah masjid di Abu Dhabi.
Kamaruddin berpesan para peserta dapat menjaga reputasi Indonesia di UEA. Ini karena mereka juga merupakan duta Indonesia di negara kecil namun kaya dan berorientasi internasional tersebut.
" Jika bapak terpilih menjadi imam, khatib, mubaligh, artinya bapak sedang berceramah ke seluruh dunia karena jemaah di Uni Emirat Arab berasal dari banyak negara," kata dia.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Juraidi, mengatakan awalnya terdapat 100 orang dinyatakan menjadi peserta seleksi tahap II. Tetapi, tiga orang peserta dinyatakan positif Covid-19 sehingga tidak dapat mengikuti seleksi, sedangkan tujuh lainnya berada di luar negeri sehingga diseleksi secara virtual.
Pada tahap II tersebut, Juraidi mengatakan para peserta tidak lagi diuji oleh unsur Kemenag. Para penguji didatangkan langsung dari UEA.
" Penguji langsung dari Uni Emirat Arab sebanyak empat orang,” kata Juraidi.
Empat penguji tersebut yaitu Abdulrahman Saeed Ali Sultan Al Samsi, Saif Rashed Fadel Mohammed Al Mazrouei, Taleb Mohamed Yousef Al Mahrooq Al Shehhi, dan El Messomy.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam