Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Anies Baswedan Saat Berbincang Dengan Sandiaga Uno (Facebook.com/Anies Baswedan)
Dream - DKI Jakarta menjadi wajah kebhinekaan Indonesia. Berbagai suku, agama, dan budaya ada di Ibukota. Karena itulah, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan, berharap perbedaan itu tidak dijadikan alasan warga terkotak-kotak dan memicu permusuhan.
"Jakarta jangan terkotak-kotak. Dan itu semua dimulai dari kami (Anies-Sandi). Kami memberi contoh, boleh berbeda di masa lalu. Tapi bisa bersatu, bisa bekerja sama," ujar Anies, di Jakarta, Kamis 12 Januari 2017.
Persatuan, menurut Anies, harus ditunjukkan oleh pemimpinnya. Perbedaan yang ada tidak harus dipandang sebagai persaingan. "Lawan bukan musuh. Lawan apapun, sejatinya adalah teman. Lawan debat adalah teman berpikir. Lawan bertanding adalah teman bermain," kata dia.
Untuk perubahan di Jakarta ke depan, Anies mendorong agar orang-orang baik masuk dunia politik. "Kalau orang tidak bermasalah hanya membayar pajak, siapa yang mengelola uang pajak? Kalau ada orang tak bermasalah masuk politik, kenapa dipermasalahkan?" ujar Anies.
Mantan Ketua Komite Etik KPK ini menjelaskan tata kelola pemerintahan Jakarta perlu diubah. Anies tidak menolak jika diminta mengambil tanggung jawab menyelesaikan persoalan di Jakarta itu.
Sebab, kata dia, jika Jakarta kembali dipimpin petahana, ada konsekuensi besar yang akan dihadapi. "Pertama, (yang dihadapi) yaitu persatuan. Kedua, mengenai keadilan untuk keluarga-keluarga pra-sejahtera," ucap dia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini