Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Bandara Soekarno-Hatta Sepi Dari Penumpang (Liputan6.com)
Dream - Kondisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng sepi penumpang di hari pertama penerapan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Padahal, sehari sebelumnya Bandara Soetta dipadati banyak calon penumpang.
Di hari ini, hanya ada satu pesawat yang dioperasikan maskapai. Berbeda dengan hari sebelumnya pada Rabu, 5 Mei 2021, lalu lintas pesawat di bandara ini cukup padat.
Dikutip dari Liputan6.com, suasana di Terminal 2 Bandara Soetta terlihat sangat sepi. Tidak ditemukan adanya penumpang yang melakukan check in.
Kondisi ini terlihat pada area pemeriksaan dokumen kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Demikian pula dengan kondisi di area check in.
Hanya terlihat petugas dari Polres Bandara Soetta dan Satgas Penananan Covid-19. Mereka tengah berjaga di Terminal 2.
Kondisi ini jauh berbeda dengan sehari sebelumnya. Sempat terjadi antrean panjang calon penumpang di terminal ini.
Senior Manager of Branch Communiation and Legal Bandara Soetta, M Holik Muardi, memastikan hari ini hanya ada satu pesawat dari masing-masing maskapai yang beroperasi. Berbeda dengan kemarin yang masih ada 20 hingga 40 penerbangan.
" Keberangkatan di Terminal 2 masih ada, hanya Batik Air dan Airasia, masing-masing satu flight," kata Holik.
Pesawat tersebut sudah berangkat tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Sehingga saat ini tidak ada calon penumpang yang terlihat.
" Itupun (penerbangan) hanya untuk calon penumpang yang masuk dalam kategori pengecualian, diperbolehkan naik pesawat di musim pelarangan mudik ini," terang Holik.
Dream - Larangan mudik mulai berlaku tengah malam nanti mulai pukul 00.00 WIB. Seluruh moda transportasi akan dilarang bergerak saat larangan terjadi kecuali kendaraan-kendaraan tertentu.
Meski demikian, satu hari jelang berlakunya larangan mudik, kepadatan calon penumpang justru terjadi. Bahkan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan peningkatan.
Seperti pada Terminal 2 Bandara Soetta, terjadi kepadatan calon penumpang di area keberangkatan. Mereka sedang mengantre untuk validasi dokumen kesehatan dan proses check in.
" Hari ini sedikit ada kenaikan dibandingkan dengan hari kemarin tapi masih dalam batas range yang kita hitung untuk bisa diamankan secara operasi dan secara pelayanan," ujar Executive General Manager Bandara Soetta, Agus Haryadi, dikutip dari Liputan6.com.
Pergerakan penumpang di Terminal 2 dan 3 Bandara Soetta diprediksi mencapai 80 ribu orang untuk keberangkatan maupun kedatangan. Sebelumnya, pergerakan penumpang rata-rata di angka 40-60 ribu orang.
Untuk mengurai kepadatan, kata Agus, pihaknya membuka Sub Terminal 2F pada jam-jam tertentu. Ini agar kerumunan yang bisa memicu penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir.
" Kita siap untuk dioperasikan bahkan beberapa hari kemarin secara berkala di jam- jam tertentu kita operasikan. Sehingga kemudian kita pastikan pelayanan terutama protokol kesehatan bisa kita jaga dengan baik," kata Agus.
Kepadatan juga terjadi di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Tercatat ribuan penumpang meninggalkan Jakarta sehari sebelum larangan mudik berlaku.
Kepala Humas KAI Daerah Operasi I, Eva Chairunnisa, mengatakan sekitar 10 ribu penumpang dijadwalkan berangkat dari Jakarta di H-1 larangan mudik.
" Dari Stasiun Pasar Senen 5.000 dan 5.000 dari Stasiun Gambir. Jumlah kuota penumpang berangkat sudah melalui pembatasan kapasitas maksimal 70 persen," kata Eva.
Eva menjelaskan pihaknya mengoperasikan antara 17 hingga 20 rangkaian kereta. Selama masa pengetatan, para penumpang diharuskan memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan.
" Pada masa pengetatan perjalanan juga diwajibkan memiliki surat pemeriksaan Covid dengan hasil negatif dengan masa berlaku 1x24 jam," ucap Eva.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam