CONNECT WITH US!

Banyuwangi Tuan Rumah `Festival Taman Nasional 2017`

Reporter : Ahmad Baiquni | Jumat, 11 Agustus 2017 19:02
Taman Nasional Baluran (merdeka.com)
Ajang Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTNTWA) Indonesia 2017 itu akan digelar sampai akhir pekan ini.

Dream - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menunjuk Kabupaten Banyuwangi sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTNTWA) Indonesia 2017. Festival ini digelar mulai Kamis, 10 Agustus 2017 hingga Minggu, 13 Agustus 2017 di Gesibu Blambangan.

Prosesi pembukaan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan diresmikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

Festival ini menyuguhkan berbagai potensi seluruh taman nasional dan taman wisata alam di Indonesia seperti Taman Nasional Bromo, Tengger, Ijen, Semeru, Labuhan Bajo, Toba dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, berbagai pertunjukan budaya juga tampil selama festival ini berlangsung. Selain Tari Gandrung Banyuwangi, juga tampil tarian khas Suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Utara.

Dalam pidatonya, Darmin menyatakan potensi wisata alam di Indonesia belum digarap secara optimal. Dia berharap festival ini dapat menjadi ajang promosi potensi wisata tersebut.

" Selama ini, kita punya wisata konservasi, tapi belum dikembangkan daya tariknya. Kegiatan ini harus bisa menjadi ajang promosi yang efektif," ucap Darmin, dikutip dari merdeka.com.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK, Wiratno, mengatakan festival ini digelar sebagai puncak perayaan Hari Konservasi Alam Nasional. Selain itu, juga sebagai ajang promosi pengembangan wisata Taman Nasional.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian LHK. Anas mengatakan saat ini Banyuwangi memang tengah menggenjot sektor pariwisata.

" Kami sedang mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan wisatawan menuju tempat-tempat tersebut. Meski sempat terkendala regulasi, semoga dalam waktu dekat, seiring kedatangan Pak Menko dan Bu Menteri LHK ini, bisa segera ditemukan jalan keluarnya," kata Anas. (ism) 

RAN – Mager (Acoustic Interview Part 1)