Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Taman Nasional Baluran (merdeka.com)
Dream - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menunjuk Kabupaten Banyuwangi sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTNTWA) Indonesia 2017. Festival ini digelar mulai Kamis, 10 Agustus 2017 hingga Minggu, 13 Agustus 2017 di Gesibu Blambangan.
Prosesi pembukaan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan diresmikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.
Festival ini menyuguhkan berbagai potensi seluruh taman nasional dan taman wisata alam di Indonesia seperti Taman Nasional Bromo, Tengger, Ijen, Semeru, Labuhan Bajo, Toba dan lain sebagainya.
Tidak hanya itu, berbagai pertunjukan budaya juga tampil selama festival ini berlangsung. Selain Tari Gandrung Banyuwangi, juga tampil tarian khas Suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Utara.
Dalam pidatonya, Darmin menyatakan potensi wisata alam di Indonesia belum digarap secara optimal. Dia berharap festival ini dapat menjadi ajang promosi potensi wisata tersebut.
" Selama ini, kita punya wisata konservasi, tapi belum dikembangkan daya tariknya. Kegiatan ini harus bisa menjadi ajang promosi yang efektif," ucap Darmin, dikutip dari merdeka.com.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK, Wiratno, mengatakan festival ini digelar sebagai puncak perayaan Hari Konservasi Alam Nasional. Selain itu, juga sebagai ajang promosi pengembangan wisata Taman Nasional.
Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian LHK. Anas mengatakan saat ini Banyuwangi memang tengah menggenjot sektor pariwisata.
" Kami sedang mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan wisatawan menuju tempat-tempat tersebut. Meski sempat terkendala regulasi, semoga dalam waktu dekat, seiring kedatangan Pak Menko dan Bu Menteri LHK ini, bisa segera ditemukan jalan keluarnya," kata Anas. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya