Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Wabah virus corona membuat penderitaan bagi masyarakat. Kecemasan dan proses karantina membuat seseorang merasa terancam.
Tetapi, bagai Gene Campbell, 89 tahun, terperangkap di dalam Life Care Center di Kirkland, Washington DC, Amerika Serikat, bukan membuatnya cemas. Sebab, setiap saat, sang istri, Dorothy, 88 tahun, terus menghiburnya dari jarak dekat.
Pasangan lansia ini berkomunikasi melalui jendela kaca.
Dilaporkan Metro.co.uk, kisah cinta yang membuat terenyuh itu, berawal dari usaha seorang kerabat yang mencari tahu lokasi kamar karantina Gene.
Dorothy, seperti kerabat dan keluarga lain, dilarang mengunjungi, jadi dia pergi ke jendela tempat mereka saling memandang.
Wanita lansia itu pergi ke pusat observasi ditemani putranya, Charlie, yang terdaftar sebagai perawat di Silver City, New Meksiko.
Gene tampak menatap murung sang kekasih hidupnya. Sementara itu, Chalie memegangi gagang telepon agar ibu dan ayahnya dapat berbincang.
Saat ini, virus corona telah menewaskan 14 orang. Infeksi virus juga telah mencapai ratusan kasus yang tersebar di 18 negara bagian.
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, menyebut ada dua orang warga Indonesia yang positif corona. Dengan kasus baru ini, jumlah pasien positif terinfeksi virus corona menjadi empat orang.
" Kita dapatkan dua orang positif corona yang kita sebut kasus 3 dan kasus 4," kata Achmad, Jumat, 6 Maret 2020.
Achmad menyebut, dua orang positif corona ini menlakukan kontak langsung dengan pasien positif corona sebelumnya.
Achmad mengatakan, dua orang positif corona ini didapat setelah tim kesehatan memeriksa seluruh peserta dansa. " Kita lakukan pemeriksaan, tujuh orang ini tidak masuk pada hari bersamaan," ucap dia.
Achmad mengatakan, saat ini dua pasien positif corona mengalami batuk dan pilek. Tetapi, dua pasien kasus 3 dan kasus 4 ini tidak mengeluh sesak napas.
" Kondisi sekarang suhu 37,6 derajat, 37,7 derajat. Kemudian masih ada keluhan batuk pilek, tapi tidak ada keluhan sesak napas, sehingga kita berharap kondisi membaik," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Nila Chrisna Yulika
Dream - Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) mengonfirmasi merawat 10 pasien rujukan sejak 3 Maret 2020. Kesepuluhan pasien itu berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).
Dokter paru-paru RSUPP, Prasenohadi mengatakan tidak ada pemberian obat apapun terhadap PDP. Hingga saat ini belum ada obat khusus untuk virus corona.
" Tidak ada (pemberian obat) kecuali ada kelainan. Enggak ada. Jadi obatnya disuruh makan, istirahat. Makanya kenapa dipantaunya dua minggu, karena memang masa inkubasinya dua minggu," ucap Praseno, Rabu, 4 Maret 2020.
Prasenohadi mengatakan, selama proses pengawasan pasien negatif corona, rumah sakit akan memindahkan ruangan pasien dari ruang isolasi ke ruang rawat inap.
Tetapi, jika keadaan memburuk, perlu ada pemeriksaan lebih lanjut sumber utama yang menyebabkan kondisi pasien menurun.
" Kalau dia ada gejala demam, (demamnya) harus diobati," kata dia.
Prasenohadi mengatakan, demam, batuk, dan pilek menjadi gejala umum terhadap adanya paparan virus ataupun bakteri yang menyerang pernapasan. Sehingga, imbuh Praseno, wajar adanya jika saat ini seluruh fasilitas umum terdapat alat mengukur suhu.
" Karena umumnya datang dengan batuk, pilek. Karena gejalanya umum," ucap dia.
RSUPP menjadi salah satu rumah sakit rujukan yang ditunjuk pemerintah menangani penyebaran virus Corona, Covid-19. Tercatat, sebanyak 119 orang sehat memeriksakan diri ke RSUPP.
" Kami sudah tangani 119 orang yang datang untuk check-up sejak 3 sampai 4 Maret," kata Rita.
Meski tidak melarang, Rita mengingatkan fenomena virus corona tidak baik jika ditanggapi secara berlebihan. Seperti memeriksa kesehatan untuk memastikan ada tidaknya virus Corona dalam tubuh.
Menurut Rita, tanpa ada gejala umum seperti demam berhari-hari, batuk, atau pilek, sebaiknya masyarakat tidak perlu melakukan pemeriksaan kesehatan. Terpenting adalah menjaga pola hidup sehat dan higienis.
Sumber: Merdeka.com/Yunita Amalia
Dream - Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril angkat bicara terkait pengakuan pasien 01 dan 02 yang positif terinfeksi virus corona, Covid-19. Dia mengatakan, ada aturan tersendiri dalam penyampaiannya.
" Jadi betul. Jadi ini kan wabah ya. Kalau pengumuman wabah ada aturan siapa yang harus berbicara pertama kali," kata Syahril, Rabu, 4 Maret 2020.
Syahril mengatakan, posisinya selaku Direktur Utama RSPI Sulianti Saroro tak punya kapasitas untuk menyampaikan wabah ini.
Sehingga, pihak rumah sakit tak serta merta mengumumkan langsung pada dua pasien soal positif virus corona.
" Saya pun sebagai Dirut tidak boleh bicara. Itu sudah aturannya. Luar biasa kemarin Presiden yang mengumumkan dan itu sudah ada UU nya. Kami pun tidak memberi tahu ke pasien sebelum presiden mengumumkan," ucap dia
Untuk diketahui, beredar pengakuan di media sosial dari pasien kasus 1 dan 2 positif Covid-19. Keduanya mengaku baru mengetahui positif terinfeksi virus corona melalui pemberitaan. Tidak diinfokan langsung oleh pihak rumah sakit.
Sumber: Merdeka.com/Ronald
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya