Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Geng Motor Mongrel Mob Kawal Masjid Di Selandia Baru Jumat Nanti (stuff.co.nz)
Dream - Penembakan dua masjid di Christchurch yang menewaskan 49 Muslim pada Jumat pekan lalu memantik emosi seluruh Selandia Baru. Mulai pejabat negara hingga masyarakat biasa merasakan duka yang sama dengan umat Islam, terutama para korban dan keluarganya.
Gelombang dukungan terhadap komunitas Muslim Selandia Baru terus bermunculan. Tidak terkecuali dari Mongrel Mob.
Geng motor paling ditakuti itu menyatakan siap menjaga masjid ketika umat Islam melaksanakan sholat Jumat pada 22 Maret nanti. Mereka menjamin umat Islam dapat beribadah dengan tenang dan nyaman.
Presiden Asosiasi Muslim Waikato, Asad Mohsin, mengaku telah berhubungan dengan pimpinan Mongrel Mob Waikato, Sonny Fatu. Kepada Mohsin, Fatu menawarkan bantuan organisasinya untuk melindungi Masjid Jami Hamilton sepanjang Jumat.
" Beberapa anggota Mongrel Mob berkunjung ke masjid dalam sepekan, dan mengatakan mereka ingin datang pada Jumat, menunjukkan dukungan dan solidaritas mereka," kata Mohsin, dikutip dari New Zealand Herald.
Mohsin mengapresiasi dukungan tersebut. Dia bersyukur banyak orang dengan berbagai latar belakang memberikan dukungan terhadap komunitas Muslim.
" Ini memberikan kami kekuatan untuk mengatasi kesedihan," kata dia.
Selanjutnya, Mohsin mengatakan sama sekali tidak ada ketakutan pada umat Islam Selandia Baru. Dia justru akan mengajak masyarakat Selandia Baru untuk masuk masjid dan bergabung dalam doa bersama.
" Tidak ada ketakutan, dan kami tidak takut. Mereka tidak harus berdiri di luar masjid, mereka bisa masuk masuk dan mendengarkan khotbah," kata Mohsin.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya