Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Bangunan Yang Dipercaya Sebagai Peninggalan Kaum 'Aad (Sumber: Islamicwayzone.blogspot.com)
Dream - Mayoritas umat Muslim tentu pernah mendengar kisah umat Nabi Hud AS, kaum 'Aad, yang ditimpa azab Allah SWT. Dikisahkan kaum 'Aad merupakan kaum yang durhaka kepada Allah dengan menjadi kaum yang pertama kali menyembah berhala setelah peristiwa banjir besar dan luluhlantaknya umat manusia kafir pada masa Nabi Nuh AS.
Kisah tentang kaum 'Aad ini bahkan tertuang jelas dalam Al-Quran antara lain surat Al-A'raaf dan surat Hud. Dalam Quran diceritakan, Nabi Hud AS sengaja diutus Allah untuk menyelamatkan kaum 'Aad dari kebodohan dan kesesatan.
Namun sekeras apapun usaha Nabi Hud AS, mereka tetap tidak mau mengakui Allah sebagai Tuhan. Kaum 'Aad bahkan 'menantang' Allah untuk segera mendatangkan azab pada mereka.
Hingga akhirnya, 'tantangan' tersebut terjawab. Dalam Quran surat Al-Haqqah dijelaskan, Allah mendatangkan azab yang dahsyat pada kaum 'Aad. Azab tersebut berupa angin yang sangat kencang. Saking kencangnya, angin tersebut lalu memutar kepala-kepala mereka hingga putus dan yang tersisa hanya jasad-jasad tanpa kepala.
Beberapa dari mereka lari mengungsi ke gua-gua dan gunung-gunung karena rumah-rumahnya telah hancur. Namun kemudian Allah mengutus angin Al-Aqim, yakni angin panas yang disertai nyala api untuk membinasakan mereka. Alhasil tak ada bentuk kehidupan yang tersisa. Negeri kaum 'Aad musnah seketika.
Namun setelah berabad-abad lamanya, jejak peristiwa maha dahsyat itu ternyata dapat ditelusuri kembali. Sejumlah ulama, ahli tafsir hingga ahli geografi melakukan penelitian dan mendapati bahwa dahulu kaum 'Aad tinggal di sebuah wilayah bernama Haqf. Haqf berarti 'pasir yang miring'. Kini, wilayah tersebut bernama Zhaafar dan merupakan bagian dari negara Yaman yang berbatasan langsung dengan Oman.
Adapun peninggalan-peninggalan kaum 'Aad memang telah musnah tertimbun pasir. Namun adanya penggalian dan penelitian arkeologi sejak tahun 1980-an hingga 2000-an berhasil menemukan sisa-sisa bangunan yang dianggap peninggalan kaum 'Aad.
Bangunan ini ditemukan terkubur di padang pasir ar-Rub'u al-Khali di wilayah Zhaafar, 150 km sebelah utara Kota Shalabah, selatan kerajaan Oman. Penemuan tersebut membuktikan kebenaran kisah kaum 'Aad dalam Al-Quran. (Ism)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele