Terdengar Aduh di Toa Masjid, Pelantun Sholawat Subuh Digetok Pemuda Stres

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 4 Desember 2020 11:01
Terdengar Aduh di Toa Masjid, Pelantun Sholawat Subuh Digetok Pemuda Stres
Pelaku menggunakan kunci pipa saat memukul imam masjid.

Dream - Insiden kekerasan terhadap tokoh agama kembali terjadi. Kali ini dialami imam sholat sebuah masjid di Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi, 3 Desember 2020 jelang subuh. Sang Imam, Endang Rahmat, dipukul AR, 36 tahun menggunakan kunci pipa.

Ketua RT 4/5 Desa Sukabakti, Nandang, 43 tahun, mengatakan peristiwa yang dialami Endang terjadi cukup cepat. Saat itu, kata dia, Endang sedang melafalkan tarhim (bacaan pujian biasanya lafal sholawat) sebelum azan Subuh.

Nandang mengetahui peristiwa itu karena rumahnya bersebelahan dengan masjid. Menurut Nandang, Endang memang selalu membacakan tarhim jelang Subuh lewat pengeras suara.

" Pas baru beberapa bait tarhim dibacakan, tiba-tiba Ceng Endang dari speaker masjid terdengar mengucapkan aduh. Saya langsung lari ke masjid," kata Nandang.

 

1 dari 2 halaman

Kepala Berdarah

Ketika menuju masjid, Nandang sempat berpapasan dengan AR. Tetapi, dia tidak menangkapnya dan masuk masjid untuk mengetahui kondisi Endang.

" Saat masuk, saya melihat Ceng Endang sudah berdarah, kepala, wajah dan tangannya. Saya langsung bawa ke rumah sakit bersama warga lainnya untuk ditangani dulu," kata dia.

Setelah Endang dilarikan ke rumah sakit, Nandang langsung berkoordinasi dengan Babinsa setempat untuk menangkap AR. Pemuda itu kemudian diserahkan ke kepolisian.

Nandang mengatakan AR memang salah satu warga Kampung Rancamaya. Selama ini, pemuda tersebut dikenal cukup baik oleh warga.

 

2 dari 2 halaman

Pelaku Pernah Ikut Ajang Pencarian Bakat Tapi Gagal

Tetapi belakangan pemuda itu mengalami gangguan jiwa. Diduga pemicunya karena tidak lolos dalam seleksi ajang pencarian bakat di sebuah televisi swasta nasional enam tahun lalu serta bercerai dengan istrinya.

" Kalau diajak ngobrol awalnya nyambung, tetapi ke sananya ngaco. Seperti pas ditanya kenapa menganiaya Ceng Endang, menjawabnya karena kesal sama anaknya. Tetapi pas ditanya lagi beda lagi," ucap dia.

Kepala Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji, mengatakan AR kini diamankan. Menurut Wahyono, AR menganiaya Endang menggunakan kunci pipa sehingga menimbulkan luka di kepala, wajah dan tangan.

Dia memastikan pelaku akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. " Namun kita juga akan memeriksa kejiwaannya untuk memastikannya seperti apa proses selanjutnya," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Beri Komentar