Alhamdulillah, 10 Juta Dosis Vaksin Tambahan Sudah Sampai Indonesia

Reporter : Putu Monik Arindasari
Minggu, 20 Juni 2021 19:16
Alhamdulillah, 10 Juta Dosis Vaksin Tambahan Sudah Sampai Indonesia
Penambahan ini membuat Indonesia telah menerima sebanyak 104.728.400, baik vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Dream - Di tengah kasus Covid-19 yang melonjak, Indonesia kedatangan 10 juta dosis vaksin CoronaVac dari Sinovac dalam bentuk bahan baku. Kabar tersebut disampaikan Presiden Indonesia, Joko Widodo dalam unggahan di akun instagram terverifikasi miliknya.

Bahan baku vaksin tersebut dibawa oleh pesawat Garuda Indonesia dan tiba siang tadi, Minggu 20 Juni 2021. Penambahan ini membuat Indonesia telah menerima sebanyak 104.728.400, baik vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

" Tengah hari tadi, pesawat Garuda Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan muatan sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin CoronaVac dari Sinovac. Dengan tambahan 10 juta dosis vaksin ini, Indonesia telah menerima 104.728.400 dosis vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm," tulis Presiden Joko Widodo dalam keterangan di akun Instagram resminya.

1 dari 5 halaman

Berharap Dapat Mempercepat Upaya Vaksin Nasional

Presiden berharap, vaksin-vaksin ini dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksin nasional sehingga kekebalan komunal dapat segera tercapai. Ia tetap mengingatkan masyarakat Indonesia agar selalu mentaati protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

" Vaksin-vaksin ini diharapkan akan memperkuat upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi nasional sehingga kekebalan komunal bisa segera tercapai. Di saat yang sama, masyarakat diharapkan tetap menaati protokol kesehatan secara ketat dan disiplin," ujarnya.

Dalam keterangan unggahannya, Jokowi juga menghimbau agar masyarakat tetap menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan memakai masker.

" Tetaplah menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan tetap memakai masker. Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan pandemi ini dapat kita kendalikan," tulisnya.

2 dari 5 halaman

3 Provinsi yang Segera Capai Status Herd Immunity, Jangan Kendor!

Dream - Presiden dan sejumlah kepala daerah terus gencar menggelar vaksinasi Covid-19 agar segera tercapai kekebalan komunal atau herd immunity. Vaksinasi diharapkan menjadi salah satu langkah guna mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah lebih dari setahun melanda Indonesia.

Beberapa daerah dilaporkan telah hampir mencapai target herd immunity yang disiapkan melalui program vaksinasi. Bahkan salah satunya hampir mencapai 100 persen.

Data Kementerian Kesehatan melalui vaksin.kemkes.go.id hingga Kamis, 17 Juni 2021 pukul 18.00 WIB mencatat tiga provinsi di Indonesia telah mencapai proses vaksinasi Covid-19 di atas 50 persen.

Provinsi terbanyak melakukan vaksinasi dalam rangka kekebalan komunal adalah Bali yang menembus angka 97,86 persen. Jumlah warga Pulau Dewata yang sudah menjadi peserta vaksin kedua sebanyak 700,617 jiwa. Sedangkan sasaran vaksinasi yakni 715,915.

Disusul DKI Jakarta dengan total penerima vaksin yakni 62,51 persen dengan jumlah penerima vaksin 1.879.382 jiwa. Sasaran vaksinasi berjumlah 3.006.689 jiwa.

Diurutan ketiga ada Yogyakarta. Total penerima vaksin yakni sebesar 56.39 persen dengan jumlah peserta vaksin sebanyak 374.348. Sedangkan sasaran penerima vaksin yakni 663,902.

3 dari 5 halaman

Daftar Provinsi dengan Capaian Vaksinasi di Bawah 50%

Sementara 31 provinsi lainnya mencatat capaian vaksinasi Covid-19 di bawah 50 persen. Berikut daftarnya:

1. Bangka Belitung 35,54 persen atau 63,951 dari target 179.960 orang

2. Jawa Timur 35,38 persen atau 1.702.733 dari target 4.812.114 orang

3. Kalimantan Timur 33,79 persen atau 201.569 dari target 596.604 orang

4. Kalimantan Utara 31,10 persen atau 121.134 dari target 78.091 orang

5. Sulawesi Utara 29,91 persen atau 116.508 dari target 389.497 orang

6. Gorontalo 29,25 persen atau 49.115 dari target 167.893 orang

7. Jateng 28,01 persen atau 1.543.006 dari target 5.508.595 orang

8. Kepulauan Riau 27,30 persen atau 78.240 dari target 286.625 orang

9. Sulawesi Selatan 26,15 persen atau 394,057 dari target 1.506.638 orang

10. Jawa Barat 25,94 persen atau 1.759. 151 dari target 6.781.022 orang

 

4 dari 5 halaman

11. Sulawesi Barat 25,40 persen atau 48.357 dari target 190.414 orang

12. Sumatera Selatan 24,99 persen atau 302.010 dari target 1.208.560 orang

13. Kalimantan Tengah 24,87 persen atau 102, 140 dari target 410.719 orang

14. Banten 24,85 persen atau 405, 246 dari target 1.630.816 orang

15. Kalimantan Selatan 24,00 persen atau 162,865 dari 678.519 orang

16. Riau 23,95 persen atau 231.033 dari target 964.846 orang

17. Papua Barat 22,70 atau 35.324 dari target 155.614 orang

18. NTB 22,26 persen atau 169, 581 dari target 761.924 orang

19. Jambi 22,26 persen atau 119,244 dari 535.632 orang

20. Sumatera Utara 20, 57 persen atau 458,764 dari target 2.230.039 orang

5 dari 5 halaman

Provinsi dengan Capaian Vaksinasi Terendah

21. Papua 18,99 persen atau 106,758 dari target 562.248 orang

22. Kalimantan Barat 18,48 persen atau 133.867 dari target 724.559 orang

23. Bengkulu 16,99 persen atau 51,826 dari target 305.116 orang

24. Sulawesi Tenggara 16,96 persen atau 73.105 dari target 457.940 orang

25. Maluku 16,75 persen atau 49,767 dari target 297.073 orang

26. Sulawesi Tengah 16,74 persen atau 79.170 dari target 472.802 orang

27. Lampung 16,32 persen atau 189.859 dari target 1.163.426 orang

28. NTT 16,08 persen atau 141.136 dari target 877.852 orang

29. Sumatera Barat 15,74 persen atau 137.674 dari target 874.698 orang

30. Maluku Utara 14,40 persen atau 26.216 dari target 182.098 orang

31. Aceh 11,16 persen atau 108.276 dari target 970.610 orang.

Beri Komentar