Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengungsi Suriah Menjual Pena Sambil Menggendong Sang Anak
Dream - Dukungan dari seluruh dunia terus berdatangan bagi para pengungsi Suriah. Dukungan antara lain datang melalui sebuah petisi di laman Change.org yang dibuat oleh seorang netizen asal Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Hingga kini tercatat sudah lebih dari 7 ribu tanda tangan dukungan netizen Indonesia bagi para imigran Suriah yang mengalir untuk petisi tersebut. Dalam petisinya di www.change.org/pengungsiSuriah, Dahnil meminta pemimpin Uni Eropa dan PBB segera turun tangan membantu para pengungsi.
Berikut kutipan petisinya:
" Anak berusia 3 tahun itu terbaring di pinggir pantai. Ia tak bangun walau ombak menyapu wajahnya. Ketika tubuhnya diangkat, ia sudah tak lagi bernyawa. Namanya Aylan Kurdi.
Aylan menjadi simbol dari penderitaan pengungsi Suriah. Fotonya menampar banyak orang yang sebelumnya tak tahu apa yang tengah dialami warga Suriah.
Pengungsi Suriah adalah korban perang. Mereka harus melarikan diri dari kampung halaman mereka karena tidak ada masa depan di tanah mereka. Karenanya, mereka mencoba menemukan harapan lagi di negara lain.
Orang-orang dari seluruh dunia harus mendesak pemimpin Uni Eropa (UE) dan PBB untuk membantu para pengungsi segera. UE seharusnya mengambil tanggung jawab untuk memberi perlindungan kepada pengungsi, dan jangan memperlakukan mereka dengan kejam. Masalah pengungsi Suriah bukanlah tentang agama atau etnis, tapi masalah kemanusiaan.
Para pemimpin UE harus menyambut mereka dan memperlakukan mereka sebagai manusia. Melalui permohonan ini kami mendorong masyarakat dunia untuk melakukan sesuatu dan memperhatikan masalah Suriah. Tidak hanya UE dan PBB, kami berharap negara-negara Arab menaruh perhatian lebih untuk membuat perdamaian di jazirah Arab. Jangan diam melihat tetangga yang menderita."
Anda yang ingin menjadi bagian dari pendukung petisi ini, silahkan kunjungi: https://www.change.org/p/eu-commission-help-and-protect-syrian-refugee
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya