5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Putri Reema Binti Bandar Bin Sultan Al-Saud (Foto: Arab News)
Dream - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menunjuk Putri Reema binti Bandar bin Sultan al-Saud sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat (AS). Penunjukan ini menjadikan Reema sebagai duta besar wanita pertama di Arab Saudi.
Reema merupakan putri Pangeran Bandar bin Sultan, yang juga menjabat sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk AS dari 1983 hingga 2005. Pangeran Bandar sebelumnya menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Arab Saudi dan Direktur Jenderal Intelijen Umum Kepresidenan.
Keputusan ini dipuji oleh banyak orang sebagai langkah besar bagi Arab Saudi, termasuk Duta Besar Arab Saudi untuk Rusia, Rayed Krimly.
“ Duta besar wanita Saudi yang pertama merupakan wanita yang tepat di tempat yang tepat. Dia adalah orang terbaik untuk mewakili aspirasi dan keaktifan visi muda Saudi di Washington,” kata Krimly kepada Al Arabiya, Senin 25 Februari 2019.
Krimly mengatakan, Reema merupakan cucu Pangeran Sultan dan Raja Faisal. Selain masih berdarah biru, Reema telah mengenal Washington DC sejak kanak-kanak.
" Dia memastikan semua jabatannya memasukkan pengembangan dan visi untuk semua segmen masyarakat kita, bukan hanya elite. Semoga Tuhan memperpanjang kesuksesannya selalu," ucap Krimly.
Reema merupakan alumnus Universitas George Washington, AS. Setelah lulus, dia aktif di sektor publik dan swasta Arab Saudi, serta bekerja untuk lembaga pemberdayaan perempuan.
Pada 2013, Reema mendirikan Alf Khair, sebuah perusahaan sosial dengan misi untuk memberikan akses ke peluang bagi wanita Saudi dengan program bimbingan dan manajemen profesional.
Pada 2016, Putri Reema diangkat sebagai Wakil Kepala Divisi Wanita di Otoritas Olahraga Umum Arab Saudi. Setahun kemudian, dia menjadi Presiden Federasi Saudi untuk Komunitas Olahraga.
Jabatan itu membuatnya sebagai wanita pertama yang memimpin federasi dengan cakupan kegiatan olahraga untuk pria dan wanita di Kerajaan. Sebelum diangkat sebagai Duta Besar AS, dia adalah Wakil Presiden untuk Pengembangan dan Perencanaan di Otoritas Olahraga Umum Arab Saudi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?