Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Humas Jabar)
Dream - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengatakan masyarakat lanjut usia menjadi kelompok prioritas menerima vaksinasi Covid-19. Karena keterbatasan fisik pada kelompok usia ini, Pemerintah Provinsi Jabar telah membuat inovasi dengan mobil vaksin.
Kendaraan khusus tersebut akan mendatangi para Lansia yang menjadi target vaksinasi, khususnya di daerah terpencil.
" Jadi nanti jangan kaget kalau orang divaksin ada mobil vaksin Jabar muter-muter di daerah yang sulit atau menjemput Lansia yang mungkin secara fisik kerepotan menunggu antrean," ujar Ridwan, dikutip dari Humas Jabar.
Ridwan mengatakan inovasi mobil vaksin yang digagas Jabar telah mendapat izin dari Presiden Joko Widodo.
" Alhamdulillah kami diizinkan oleh Bapak Presiden untuk menggunakan inovasi mobil vaksin," kata Ridwan.
Pada tahap kedua vaksinasi, Jabar menargetkan 6,6 juta penerima. Rinciannya, 4.403.983 penerima adalah lansia dan 2.195.215 merupakan petugas pelayanan publik.
Lebih lanjut, Ridwan mengingatkan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para lansia sebelum menjalani vaksinasi Covid-19. Tidak semua lansia dapat divaksin.
" Tidak semua lansia disuntik, yaitu yang memenuhi syarat, yang tentunya kita harapkan proporsional," kata Ridwan.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Sejumlah ahli di Amerika Serikat (AS) menemukan varian baru virus corona yang bermutasi di Kota New York dan California.
Temuan dari dua tim peneliti Caltech dan Columbia University mengungkapkan bahwa mutasi baru Virus Corona ini dapat melemahkan efektivitas vaksin dan menyebar dengan cepat di Kota New York.
Pada November 2020, varian baru COVID-19 yang disebut sebagai B.1.526 itu pertama kali ditemukan dalam sampel pasien di Kota New York.
" Ini bukan berita yang menggembirakan. Tapi dengan mengetahui keberadaannya itu merupakan langkah bagus karena dengan begitu kita mungkin kita bisa melakukan sesuatu untuk (mencegah lebih lanjut)," kata Dr. Michel Nussenzweig, ahli imunologi di Universitas Rockefeller yang ikut terlibat dalam penelitian baru itu, dilansir New York Times, Kamis 25 Februari 2021.
Menurut laman CNN, varian B.1.427 and B.1.429 yang ditemukan di California, tidak hanya lebih menular tetapi juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Namun, Nussenzweig mengatakan ia lebih menkhawatirkan varian yang ditemukan di New York dari pada yang menyebar dengan cepat di California.
Sementara itu, varian baru lain yang menular, yang ditemukan di Inggris, kini menyebabkan sekitar 2.000 kasus infeksi di 45 negara bagian AS.
Kasus itu pun diperkirakan akan menjadi infeksi Covid-19 yang paling banyak di AS pada akhir Maret 2021.
Para peneliti Caltech menemukan peningkatan B.1.526 dengan memindai mutasi pada ratusan ribu urutan genetik virus dalam database yang disebut GISAID.
" Ada pola yang berulang, dan sekelompok isolat terkonsentrasi di wilayah New York yang belum pernah saya lihat," ungkap Anthony West, ahli biologi komputasi di Caltech.
Pasien yang terinfeksi Covid-19 yang terkena mutasi tersebut rata-rata berusia sekitar enam tahun lebih ke atas dan lebih mungkin di rawat di rumah sakit.
Sebagian besar pasien itu juga ditemukan di lingkungan yang dekat dengan rumah sakit.
Kini, para ilmuan AS telah memberi tahu pihak berwenang Negara Bagian New York dan di kota New York, serta Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, kata Dr. Ho.Dr David Ho, direktur Aaron Diamond AIDS Research Center.
" Varian yang memiliki keunggulan akan meningkat frekuensinya cukup cepat, terutama ketika jumlahnya menurun," terang Andrew Read, seorang ahli mikrobiologi evolusioner di Penn State University.
Sumber: New York Times
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan