Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minta Maaf (Foto: Gooddayswithkids)
Dream - Sebagai manusia, semua orang melakukan kesalahan dan meminta maaf adalah salah satu solusi untuk memperbaiki kesalahan. Sikap ini harus diajarkan pada anak-anak sejak dini.
Faktanya, anak-akan lebih mudah menyerap hal-hal baik bukan melalaui nasihat tapi contoh langsung di depan mata.
Jika ingin anak jadi pribadi kuat yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf, jadilah contoh nyata bagi mereka.
Mintalah maaf pada mereka jika memang melakukan kesalahan. Misalnya, jika tak menepati janji untuk menemaninya membeli mainan. Atau, ketika Anda tak bisa mengontrol emosi dan memukulnya.
Dengan meminta maaf, orangtua menjadi contoh yang baik kalau semua orang melakukan kesalahan. Anak pun jadi tahu kalau konsekuensi dari kesalahan adalah mengakui dan meminta maaf.
" Minta maaf pada anak tak lantas membuat orangtua menjadi sosok yang lemah, justru sebaliknya. Begitu mereka orangtuanya juga melakukan kesalahan dan mengakui, mereka akan belajar menjadi pribadi yang kuat," kata Don MacMannis, Ph.D. Clinical Director, Family Therapy Institute.
Minta maaf atas kesalahan yang dilakukan juga menunjukkan kalau orangtua menghargai anak. Hal ini pun jadi pengalaman berharga bagi anak.
Tak perlu menyuruhnya meminta maaf jika ia melakukan kesalahan, dengan contoh tersebut, anak akan cenderung minta maaf dengan sendirinya dengan tulus.
Ingatlah, contoh jauh lebih bisa diterima dengan baik oleh anak daripada nasihat yang itu-itu saja. (Ism)
(Sumber: All Parenting)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya