Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Satu pegawai di Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta dinyatakan positif. Akibatnya, kantor Dispora ditutup sementara selama empat hari untuk sterilisasi.
" Ya, hasil swab ada satu pegawai yang positif. Sejak 19-22 Agustus Dispora ditutup dan hari ini kantor didisinfektan dan sterilkan oleh Dinas Damkar DKI Jakarta," kata Kepala Dispora DKI Jakarta, Achmad Firdaus, dikutip dari Merdeka.com.
Sebelumnya, penutupan sementara dijalankan di lantai 7 Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta. Pemicunya, sejumlah pegawai dinyatakan reaktif usai tes cepat (rapid test).
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, mengatakan lantai 7 Gedung Blok G ditutup hingga Senin, 10 Agustus 2020. Bukan seluruh gedung karena sebagai pusat layanan masyarakat.
" Lantai 7 hari ini tutup semua, tapi Senin masuk, nggak bisa semuanya, karena ini layanan. Tapi kita sudah 50 persen pegawai (yang bekerja di kantor)," kata Saefullah.
Sumber: Merdeka.com/Yunita Amalia
Dream - Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, terkonfirmasi positif tertular virus Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal, Rabu 19 Agustus 2020 memastikan seluruh pegawai di kantor Balai Kota Payakumbuh akan megikuti tes usap (swab test) untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyebaran.
" Iya, hari ini ada tiga penambahan kasus positif Covid-19 di Payakumbuh. Kami sedang melakukan pelacakan terkait ini," katanya.
Warga lainnya yang terkonfirmasi positif hari ini adalah salah seorang guru SMA negeri di Payakumbuh berinisial K (59) dan satu orang penjual makanan di kantin RSUD Payakumbuh berinisial ES (63)
Selanjutnya pasien ZR (56) yang merupakan keluarga dari pasien Z (61). Setelah itu ADY (38).
Salah seorang guru yang positif ini didapatkan dari tes usap massal yang dilaksanakan di Payakumbuh sebelum pelaksanaan tatap muka.
Ia mengatakan pihaknya memang mewajibkan seluruh guru yang ada di Kota Payakumbuh termasuk guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang merupakan kewenangan provinsi untuk melakukan tes usap.
" Ini bentuk protektif, tentu kami ingin memberikan rasa kenyamanan bagi orang tua ketika melepas anaknya kembali ke sekolah," katanya.
Dengan masih bertambahnya kasus positif Covid-19 di Payakumbuh, Bakhrizal meminta agar seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.
" Kami ingatkan bahwa Covid-19 belum habis, jadi tetap patuhi protokol kesehatan, jangan lengah," ujarnya
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya