Kantor Dispora DKI Jakarta Tutup 4 Hari Usai 1 Pegawai Positif Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 20 Agustus 2020 13:14
Kantor Dispora DKI Jakarta Tutup 4 Hari Usai 1 Pegawai Positif Covid-19
Kantor Dispora DKI Jakarta disterilisasi.

Dream - Satu pegawai di Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta dinyatakan positif. Akibatnya, kantor Dispora ditutup sementara selama empat hari untuk sterilisasi.

" Ya, hasil swab ada satu pegawai yang positif. Sejak 19-22 Agustus Dispora ditutup dan hari ini kantor didisinfektan dan sterilkan oleh Dinas Damkar DKI Jakarta," kata Kepala Dispora DKI Jakarta, Achmad Firdaus, dikutip dari Merdeka.com.

Sebelumnya, penutupan sementara dijalankan di lantai 7 Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta. Pemicunya, sejumlah pegawai dinyatakan reaktif usai tes cepat (rapid test).

 

1 dari 4 halaman

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, mengatakan lantai 7 Gedung Blok G ditutup hingga Senin, 10 Agustus 2020. Bukan seluruh gedung karena sebagai pusat layanan masyarakat.

" Lantai 7 hari ini tutup semua, tapi Senin masuk, nggak bisa semuanya, karena ini layanan. Tapi kita sudah 50 persen pegawai (yang bekerja di kantor)," kata Saefullah.

Sumber: Merdeka.com/Yunita Amalia

2 dari 4 halaman

Wakil Wali Kota Payakambuh Positif Covid-19, Semua PNS di Balai Kota Tes Usap

Dream - Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, terkonfirmasi positif  tertular virus Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal, Rabu 19 Agustus 2020 memastikan seluruh pegawai di kantor Balai Kota Payakumbuh akan megikuti tes usap (swab test) untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyebaran.

" Iya, hari ini ada tiga penambahan kasus positif Covid-19 di Payakumbuh. Kami sedang melakukan pelacakan terkait ini," katanya.

Warga lainnya yang terkonfirmasi positif hari ini adalah salah seorang guru SMA negeri di Payakumbuh berinisial K (59) dan satu orang penjual makanan di kantin RSUD Payakumbuh berinisial ES (63)

Selanjutnya pasien ZR (56) yang merupakan keluarga dari pasien Z (61). Setelah itu ADY (38).

 

3 dari 4 halaman

Guru Terdeteksi Sebelum Sempat Belajar Tatap Muka

Salah seorang guru yang positif ini didapatkan dari tes usap massal yang dilaksanakan di Payakumbuh sebelum pelaksanaan tatap muka.

Ia mengatakan pihaknya memang mewajibkan seluruh guru yang ada di Kota Payakumbuh termasuk guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang merupakan kewenangan provinsi untuk melakukan tes usap.

" Ini bentuk protektif, tentu kami ingin memberikan rasa kenyamanan bagi orang tua ketika melepas anaknya kembali ke sekolah," katanya.

4 dari 4 halaman

Dengan masih bertambahnya kasus positif Covid-19 di Payakumbuh, Bakhrizal meminta agar seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

" Kami ingatkan bahwa Covid-19 belum habis, jadi tetap patuhi protokol kesehatan, jangan lengah," ujarnya

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar