Kemenag Bangun Studio dan Prototipe Pesawat di Asrama Haji

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 22 Januari 2020 13:01
Kemenag Bangun Studio dan Prototipe Pesawat di Asrama Haji
Kemenag juga akan membangun mock-up pesawat.

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) berencana meningkatkan fasilitas di asrama haji untuk menunjang kenyamanan para jemaah. Untuk tahun ini, fasilitas asrama haji yang akan ditingkatkan yaitu di Gorontalo.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, mengatakan fasilitas yang akan dibangun yakni mock up pesawat hingga studio film.

" Kami juga akan bangun studio film di beberapa asrama haji," ujar Muhajirin dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu, 22 Januari 2020.

Studio film itu nantinya menayangkan tata cara manasik haji dalam format video. Sehingga, calon jemaah lebih mudah paham mengenai tahapan pelaksanaan ibadah haji melalui pembelajaran visual.

Saat ini, fasilitas studio film sudah dibangun di Asrama Haji Yogyakarta.

" Pembangunan studio untuk manasik ini sebagai sarana penyampaian materi secara audio visual. Setelah itu, jemaah haji melakukan praktek langsung di lapangan," ucap dia.

 

1 dari 4 halaman

Kemenag Juga Akan Membangun Mock Up Pesawat

Selain itu, studio film itu juga menampilkan suasana Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tujuannya agar jemaah dapat merasakan atmosfer di Tanah Suci.

Muhajirin melanjutkan pembangunan yang sudah pasti dikerjakan tahun ini di Asrama Haji Gorontalo ialah mock up pesawat.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Kemenag berharap jemaah bisa lebih mengetahui apa saja fasilitas di dalam pesawat dan cara penggunaannya. Cotohnya seperti sabuk pengaman, toilet, dan lain sebagainya.

" Dalam rangka meningkatkan pemahaman jemaah, semua asrama embarkasi maupun embarkasi antara punya prototipe mock-up pesawat," kata dia.

Muhajirin berharap Kemenag setiap tahunnya dapat membangun fasilitas mock up pesawat dan studio film di seluruh asrama haji di Indonesia.

" Kalau ada anggarannya tentu setiap tahun kita bangun," ujar dia.

2 dari 4 halaman

Yogyakarta jadi Pionir Manasik Haji Sepanjang Tahun

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) memuji Kantor Wilayah Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang membuat program manasik haji sepanjang tahun. Program yang baru diluncurkan itu pun dianggap sebagai pionir.

" Secara terbuka saya sampaikan Yogyakarta adalah pionir program Manasik Haji Sepanjang Tahun, semoga dapat ditiru wilayah lainnya," ujar Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag, Khoirizi H Dasir, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 26 Desember 2019.

Khoirizi mengatakan, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan calon jemaah mengenai manasik haji. " Selama ini yang telah berjalan 10 kali manasik yang dilakukan masing-masing delapan kali di KUA ditambah dua kali tingkat kabupaten/kota tentu belum memadai," ucap dia.

Program manasik haji sepanjang tahun juga dapat membantu kemandirian jemaah belajar manasik haji. Sebab, selama ini jumlah jemaah haji Indonesia 60 persennya berusia lanjut.

3 dari 4 halaman

Dilakukan Setiap Jumat

Dengan adanya program tersebut, Khoirizi berharap indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat. Pada 2019, indeks kepuasan jemaah haji mencapai 87,77.

" Kadang kita terlalu sibuk terkait hotel, layanan, makanan namun melupakan pentingnya segi ibadah haji bagi jamaah," kata dia.

Kakanwil Kemenag DIY, Edhi Gunawan mengatakan, program manasik sepanjang tahun akan dilakukan setiap Jumat sejak pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB. Peserta yang ikut program ini merupakan jemaah yang waktu tunggunya dua tahun.

" Kita namai Jumat Manasik dengan harapan mendapat berkah dari sayyidul ayyam," ujar Edhi.

Menurut Edhi, dengan jadwal tersebut selama waktu setahun ada 40 kali manasik haji yang dilakukan calon jemaah. " (Manasik haji) bisa dilakukan di KUA yang kini memiliki Gedung Manasik Haji, Aula Kecamatan, Puskesmas atau tempat lainnya," kata dia.

4 dari 4 halaman

Kemenag Akan Sederhanakan Materi Manasik Haji

Dream - Kementerian Agama (Kemenag) akan menyederhanakan materi manasik haji. Rencananya, Kemenag akan memastikan agar materi manasik tidak terlalu banyak membahas regulasi.

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Kemenag, Nasrullah Jasam, mengatakan, materi bimbingan manasik haji yang sederhana akan mudah dipahami jemaah.

" Materi dibuat simpel tapi mendalam. Kalau materi banyak itu dangkal apalagi kebanyakan regulasi," kata Nasrullah dalam keterangan resminya, Kamis 5 Desember 2019.

Saat ini, tambah Nasrullah, materi manasik haji lebih banyak membahas regulasi sehingga malah membebani jemaah.

Akibatnya, pemahaman tentang kondisi di Tanah Suci, misalnya saat tawaf, sa'i, wukuf di Arafah, bahkan tentang penggunaan kain ihram dirasa kurang.

" Jemaah saat haji inginnya fokus dengan ibadahnya, jangan dibebankan materi tentang regulasi. Kebutuhan jemaah adalah bisa memahami manasik haji," ucap dia.

Nasrullah mengatakan, inovasi yang diupayakan Direktorat Pelayanan Haji dalam Negeri demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji Indonesia dalam beribadah, serta dapat memenuhi syarat rukun hajinya.

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak