5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Antara Foto)
Dream - Kuasa hukum ibu angkat Angeline (Engeline) Margriet, Jefri Kam mengaku belum menerima hasil pemeriksaan kliennya menggunakan alat deteksi kebohongan (lie detector). Sehingga, dia mengaku tidak mengetahui apakah kliennya berkata jujur atau bohong.
" Lie Detector kita tidak bisa berkomentar banyak karena hingga kini untuk pemeriksaan klien kami belum pernah diberikan apa hasilnya. Jadi, kita tidak tahu, Ibu Margriet bohong atau tidak," ujar Jefri di Mapolda Bali, Selasa, 23 Juni 2015.
Jefri pun tidak bisa memberikan komentar ketika dikonfirmasi terkait hasil pemeriksaan lie detector terhadap tersangka Agus Tai Andaman. Dia malah mempertanyakan keterangan Kapolda Bali terkait hasil pemeriksaan terhadap tersangka Agus.
" Untuk tersangka Agus dan lainnya saya juga tidak tahu apakah dari penyidik sudah ada publish resmi. Benar Agus berbohong atau Margriet bohong. Sampai saat ini belum ada keterangan benar atau tidak," kata dia.
Meski demikian, jikapun nanti hasilnya keluar, tidak bisa menjadi alat bukti. Ini lantaran lie detector hanya alat pelengkap pemeriksaan.
" Lie detector bukan alat bukti. Itu hanya mempertajam bagaimana penyidik memberikan pertanyaan selanjutnya dalam BAP. Tidak menentukan (sebagai alat bukti)," kata dia.
Sebelumnya, Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan ada keterangan baru dari Agus yang didapat dari pemeriksaan menggunakan lie detector. Keterangan tersebut menyebut Agus tidak melakukan pembunuhan, melainkan Margriet yang disebut sebagai pelaku sebenarnya. (Ism, Laporan: Berry Putra)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?