Beda Tinggi Hilal, Awal Ramadan di Negara Ini Diprediksi Berbeda

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 2 Mei 2019 17:01
Beda Tinggi Hilal, Awal Ramadan di Negara Ini Diprediksi Berbeda
Maroko menggelar rukyatul hilal pada Minggu, 5 Mei 2019.

Dream - Pakar astronomi Maroko, Hicham Elaissaoui, memprediksi Maroko bakal melaksanakan puasa Ramadan 1440 H pada Selasa, 7 Mei 2019. Ini lantaran ketinggian hilal di Maroko tidak sama dengan negara-negara lainnya.

Dikutip dari Morocco World News, pada Maret lalu, lembaga sains Maroko, Moroccan Science Initiative juga membuat prediksi yang serupa. Prediksi itu menyebutkan negara-negara di kawasan Afrika Utara bakal merasakan Bulan Suci Ramadan pada 7 Mei.

Prediksi tersebut menyatakan Maroko dan Arab Saudi akan melaksanakan pemantauan hilal di dua hari yang berbeda. Saudi melaksanakan rukyatul hilal pada Sabtu sore, 4 Mei.

Sementara Maroko baru menggelar rukyatul hilal pada Minggu, 5 Mei atau sehari setelah Saudi. Sehingga Maroko dan Saudi bakal menyaksikan hilal pada hari yang berbeda.

Meski begitu, baik Maroko maupun Saudi sama-sama menetapkan awal Syaban jatuh pada Senin, 7 April 2019. Sebelum Menteri Agama Islam Maroko mengumumkan 1 Syaban jatuh, Elaissaoui membuat prediksi yang menyatakan tanggal tersebut jatuh di hari sama dengan pernyataan Menteri.

Kementerian Agama Indonesia baru melaksanakan sidang isbat 1 Ramadan 1440 H pada Minggu sore, 5 Mei 2019. Sementara ormas Islam Muhammadiyah menetapkan awal puasa jatuh pada Senin, 6 Mei 2019.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memprediksi Ramadan tahun ini bakal dirayakan secara serentak di Indonesia.

Empat kriteria hisab yang dipakai di Indonesia menunjukkan hasil yang sama, tinggi hilal di atas 5 derajat pada Minggu sore, 5 Mei 2019.

1 dari 6 halaman

Seperti Indonesia, Penentuan 1 Ramadan di Malaysia Dilakukan 5 Mei

Dream - Pejabat Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja Malaysia menetapkan Minggu, 5 Mei 2019 sebagai waktu pemantauan hilal awal Ramadan 1440 H. Tanggal itu bertepatan dengan 29 Syaban.

Dikutip dari Siakapkeli, lembaga otoritas adat Malaysia itu menyatakan penetapan 1 Ramadan menggunakan metode rukyah dan hisab.

Metode hisab dipakai untuk memprediksi posisi hilal sementara rukyat digunakan untuk memastikan terlihat tidaknya hilal.

" Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja akan menetapkan malam itu juga tanggal awal puasa melalui radio dan televisi," demikian pernyataan lembaga tersebut.

Sementara, pemantauan hilal dilaksanakan di 29 titik di seluruh Malaysia. Titik-titik pantauan tersebut tersebar mulai dari Johor, Melaka, Negeri Sembilan, Selangor, Perak, Pulau Pinang, Kedah, Terengganu, Kelantan, Sarawak, Sabah, Pahang, Kuala Lumpur, Labuan, Putrajaya, dan Perlis.

Kementerian Agama Indonesia akan menetapkan 1 Ramadan 1440 H dalam sidang isbat pada 5 Mei 2019. Penetapan diambil dalam sidang isbat tertutup dan keputusannya dibacakan secara terbuka melalui konferensi pers.

 

2 dari 6 halaman

Sidang Isbat Awal Ramadan Digelar Minggu 5 Mei 2019

Dream - Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1440 Hijriah. Sidang akan digelar Minggu, 5 Mei 2019, di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta.

“ Isbat awal Ramadan dilaksanakan 5 Mei, bertepatan 29 Sya’ban 1440 H,” kata Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, di Jakarta, Jumat, 26 April 2019.

Amin mengatakan, sidang itsbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, juga Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

" Sidang itsbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku pemerintah dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujar dia.

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB. Sidang akan diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1440 Hijriah. Proses sidang itsbat dijadwalkan berlangsung selepas sholat Maghrib setelah ada laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

" Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan 1440H akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1440H," kata Amin.

" Sidangnya tertutup, sebagaimana isbat awal Ramadan dan awal Syawal tahun lalu. Hasilnya disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang," ucap dia.

3 dari 6 halaman

Lokasi Pengamatan di Sulawesi

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Agus Salim menambahkan, Kementerian Agama akan menurunkan sejumlah pemantau hilal di seluruh provinsi di Indonesia. Para pemantau itu berasal dari petugas Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi terkait setempat.

Berikut ini daftar lokasi Ru’yatul Hilal awal Ramadan 1440 Hijriah.


1. Aceh : Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang; Lhokseumawe Bukit Poly Komplek Perta Aron; Aceh Jaya Gunung Cring Cran; Pantai Suak Geudeubang Kab. Aceh Barat; Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang, Simeulue; Pantai Desa Nancala, Teupah Barat; Tugu " KM. 0" Indonesia, Kota Sabang; dan Pantai Ujong Manggeng Kec. Manggeng, ABDYA

2. Sumatera Utara: Lantai IX Kantor Gubernur Sumut; dan Observatorium OIF UMSU

3. Sumatera Barat: Gedung Kebudayaan lantai 4 Dinas Kebudayaan

4. Riau : Pantai Prapat Tunggal Kec. Bengkalis

5. Kepulauan Riau : Bukit Cermin

6. Jambi : Hotel Odua Weston

7. Sumatera Selatan : Hotel Aryaduta

8. Bangka Belitung : Pantai Penagan; Pantai Tanjung Pandam; dan Pantai Tanjung Kalian Muntok

9. Bengkulu : Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu

10. Lampung : POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda Lampung Selatan; Pantai Labuhan Jukung, Pekon Kmpung Jawa Kab. Pesisir Barat

4 dari 6 halaman

Lokasi Pengamatan di Pulau Jawa

11. DKI Jakarta : Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lt. 71; Masjid Al-Musyari'in Basmol Jakarta Barat; Pulau Karya Kep. Seribu; dan DKM Masjid KH. Hasyim Asyari

12. Jawa Barat : POB Cibeas Pelabuhan Ratu; Bosscha Lembang Bandung, Kab. Bandung Barat; Gunung Babakan Kota Banjar; Pantai Santolo Pamengpeuk Kab. Garut; Pantai Cipatujah Kab. Tasikmalaya; Pantai Gebang Kab. Cirebon; SMA Astha Hannas Binong Kab. Subang; dan Pantai Pondok Bali Kab. Subang

13. Banten : Dishubla Mercusuar Anyer KM 0 Serang

14. Jawa Tengah : Menara Al-Husna Masjid Agung Jawa Tengah Semarang; Masjid Gribangun Banyumas; Pantai Jatimalang Purworejo; Assalam Observatory Sukoharjo; Pantai Kartini Jepara; STAIN Pekalongan; Pantai Ujungnegoro Kandeman Batang; Pantai Padalen Kebumen; Pantai Karangjahe Rembang; Pantai Alam Indah Kota Tegal; Pantai Tanjungsari Pemalang; Universitas Muria Kudus (UMK); Wisata Mangrove Pantai Kaliwlingi Brebes; Pelabuhan Kendal

15. DI Yogyakarta : POB Syekh Bela Belu, Bantul Parang Tritis Yogyakarta

16. Jawa Timur : Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan; Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban; Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan; Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo; Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang; Pantai Serang Kab. Blitar; Pantai Srau Pacitan; Bukit Wonotirto Blitar; Pantai Nyamplong Kobong Jember; Gunung Sadeng Jember; Pantai Pacinan Situbondo; Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi; Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan; Bukit Condrodipo Gresik; Pantai Gebang Bangkalan; Bukit Wonocolo Bojonegoro; Pulau Gili Kab. Probolinggo; Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep; Pantai Kalisangka Kangean Sumenep; Pantai Bawean Kab. Gresik; Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang; Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi; Pantai Taneros Sumenep

5 dari 6 halaman

Lokasi Pengamatan di Pulau Kalimantan dan Nusra

17. Kalimantan Barat : Pantai Indah Kakap, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya

18. Kalimantan Tengah : Hotel Aquarius Jl. Imam Bonjol Palangkaraya

19. Kalimantan Timur : Menara Asma'ul Husna Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center Samarinda

20. Kalimantan Selatan : Atas Bank Kalsel Banjarmasin; Jembatan Rumpiang Marabah; Pantai Pagatan Tanah Bambu : Atas Hotel Dafam Syari'ah Banjarbaru; Gunung Kayangan Pelaihari

21. Kalimantan Utara : Tanjung Selor Gunung KNIP

22. Bali : Hotel Patra Jasa Pantai Kuta, Badung Bali; Munduk Asem, Rening, Negara, Jembrana

23. NTB : Taman Rekreasi Loang Baloq; Pantai Desa Kiwu Kec. Kilo Kab. Dompu; dan Bukit Poto Batu Kec. Taliwang Kab. Sumbawa Barat

24. NTT : Halaman Masjid Nurul Hidayah

6 dari 6 halaman

Lokasi Pengamatan di Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua

25. Sulawesi Selatan : Pantai Sumpang Binangae Kab. Barru

26. Sulawesi Barat : Tanjung Mercusuar Sumare Kec. Simboro Kab. Mamuju

27. Sulawesi Tenggara : Pantai Wolulu Kec. Watubangga Kab. Kolaka; dan Pantai Buhari Kec. Tanggetada Kab. Kolaka

28. Sulawesi Utara : Area Parkir Apartemen Mtc Kota Manado

29. Gorontalo : Desa Bulango Raya Kec. Tomilito Kab. Gorontalo Utara

30. Sulawesi Tengah : Menara Hilal BMKG Ds. Marana Kec. Sindue Kab. Donggala

31. Maluku : Desa Wakasihu Kec. Leihitu Barat Kab. Maluku Tengah; Pantai Latuhalat Kec. Nusaniwe Kota Ambon; dan Pantai Desa Larike Kec. Leihitu Barat Kab. Maluku Tengah

32. Maluku Utara : POB Maluku Utara Pantai Desa Ropu Tengah Balu; dan POB BMKG Afe Taduma

33. Papua : Pantai Lampu Satu Marauke

34. Papua Barat : Menara Masjid Agung Fak-Fak; dan Tanjung Saoka, Kota Sorong

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik