Pemukul Remaja di Tol Jagorawi Ditahan, Terancam 5 Tahun Penjara

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 24 Agustus 2018 11:20
Pemukul Remaja di Tol Jagorawi Ditahan, Terancam 5 Tahun Penjara
Insiden ini terjadi tanpa adanya kecelakaan.

Dream - Polda Metro Jaya menetapkan pria berinial M sebagai tersangka dalam kasus pemukulan terhadap remaja 14 tahun berinisial RAT di Tol Jagorawi pada Rabu, 22 Agustus lalu. Pelaku saat ini telah ditahan.

" Tadi malam yang bersangkutan telah dilakukan pemeriksaan dan ditangkap," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 24 Agustus 2018.

Nico menjelaskan penetapan tersangka terhadap M didasarkan pada keterangan sejumlah saksi serta hasil visum. Hingga saat ini, M masih menjalani pemeriksaan.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 351 KUHP serta Pasal 76c juncto Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman lima tahun penjara.

1 dari 4 halaman

Kronologi Singkat

Nico menjelaskan kasus ini bermula ketika pelaku tidak diterima disalip. Berdarakan keterangan kakak korban, pelaku berpindah jalur terlalu dekat dengan mobil yang dikendarai korban.

" Kalau hasil interogasi kemarin, saya lihat ini hal biasa ya perpindahan lajur, kecuali kalau terjadi kecelakaan," kata Nico.

 Bayi Malang Dipukuli dan Dijepit Gantungan Baju

Menurut dia, terjadinya kecelakaan diawali dengan pelanggaran. Tetapi kemarin tidak ada kecelakaan, jadi hanya didahului," ucap dia.

Nico mengimbau kepada para pengguna jalan agar saling menghormati orang lain saat berkendara.

2 dari 4 halaman

Terungkap, Identitas Pria Pemukul Remaja di Tol Jagorawi

Dream - Insiden pemukulan terhadap anak usia 14 tahun terjadi di Tol Jagorawi viral di media sosial. Pelaku diketahui menggunakan mobil dengan pelat nomor yang ditempeli stiker TNI AD.

Kasubdit Ranmor Ditkrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana mengaku telah mengantongi identitas pelaku pemukulan yang mengaku sebagai anggota TNI tersebut.

Pihak TNI sendiri telah membantah pelaku adalah anggota TNI. Pelaku merupakan warga sipil yang menggunakan stiker TNI AD di kendaraannya.

" Iya, sudah diketahui (identitasnya)," kata Sapta saat dihubungi Dream, Kamis 23 Agustus 2018.

Meski demikian, Sapta belum dapat menjelaskan lebih rinci indentitas pelaku. " Nanti lah," ucap dia.

3 dari 4 halaman

Ini Identitas Si Pemukul

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menambahkan, korban pemukulan di Tol Jagorawi yang viral di sosial telah melaporkan kasusnnya ke polisi.

Laporan itu tercatat bernomor LP/4441/VIII/2018/PMJ/Dit Reskrimum yang dibuat pada Rabu 22 Agustus 2018. Sang pelapor sendiri adalah ibu korban berinisial DY.

Argo memastikan, polisi sudah mengetahui semua identitas pelaku. Bahkan, polisi telah menghubungi pelaku.

" Ditelepon sama anggota Polda Metro, agar datang ke Polda Metro," ujar Argo MaPolda Metro Jaya, Kamis 23 Agustus 2018.

Argo menegaskan, pelaku bukanlah oknum anggota TNI yang sempat ramai dibicarakan.

" KTP nya wiraswasta," ucap dia.

4 dari 4 halaman

Bukan Anggota TNI

Terkait klaim pelaku sebagai anggota TNI, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Sabrar Fadhilah membatahnya.

" Kalau saya melihat stiker itu (video) yang disebarkan, ada kata-kata mengatakan mobil berpelat TNI. Nah padahal pelatnya pelat hitam. Kok bisa bilang itu pelat TNI," kata Sabrar kepada Dream.

Berdasarkan informasi, insiden ini terjadi pada Rabu 22 Agustus. Akun Instagram @depok24jam turut mengunggah video tersebut.

Di video itu terlihat seorang remaja berpakaian putih dengan hidung berlumuran darah. Remaja itu telah dipukul oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota TNI.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik