Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Diplomat Rusia Keluar Korut Naik Troli (CNN)
Dream - Sekelompok diplomat Rusia bersama keluarga berusaha meninggalkan Korea Utara dengan cara tak lazim: naik troli pompa. Ini karena sulitnya akses transportasi akibat Korut memberlakukan lockdown untuk mencegah masuknya kasus Covid-19.
Mereka menghabiskan waktu 34 jam untuk keluar Korut. Awalnya, delapan orang diplomat Rusia dan keluarganya sempat naik kereta dan bus namun perjalanan terpaksa terhenti di dekat perbatasan Korut dengan Rusia.
Sementara jalan satu-satunya untuk bisa melewati perbatasan yaitu dengan troli tangan. Hanya satu orang diplomat bersama keluarganya yang akhirnya bisa menyeberang rel dan jembatan hingga masuk ke wilayah Rusia.
" Perjalanan labirin itu adalah satu-satunya cara para diplomat Rusia dan keluarga mereka dapat meninggalkan negara itu," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip dari CNN.
Lockdown yang diterapkan rezim Kim Jong-un benar-benar menutup rapat perbatasan. Alhasil, semua orang tidak bisa keluar, termasuk para diplomat negara asing.
Maskapai penerbangan milik Pemerintah Korut, Air Koryo, sebelumnya melayani rute Pyongyang Vladivostok. Sayangnya, operasional maskapai ini juga dilarang terbang.
Perjalanan dimulai dengan kereta api. Rombongan diplomat tersebut menghabiskan 32 jam perjalanan lantaran kereta yang mereka tumpangi tak terawat dan berjalan lambat.
Mereka melanjutkan perjalanan menuju perbatasan dengan bus selama dua jam. Setelah sampai, hanya tersedia satu troli yang bisa disewa.
Troli tersebut menggunakan tuas penggerak yang sistem kerjanya seperti pompa manual. Troli bisa bergerak jika tuas ditekan seperti sedang memompa air.
Akhirnya, troli tersebut disewa Sekretaris Pertama Dubes Rusia, Vladislav Sorokin. Dia menaruh banyak koper lalu mengajak keluarganya naik dan menyururi rel kereta perbatasan.
Sorokin menggunakan troli tersebut sejauh 1 kilometer. Setiba di Stasiun Kereta Khasan, mereka disambut sejumlah petugas Kemenlu Rusia. Mereka kemudian diantarkan menuju Bandara Vladivostok.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya