Tugas Contact Tracer Hilangkan Stigma Pengucilan Pasien Covid-19

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 28 Februari 2021 21:10
Tugas Contact Tracer Hilangkan Stigma Pengucilan Pasien Covid-19
Untuk menghapus stigma itu, peran petugas tracing sangat penting.

Dream - Pelaksanaan isolasi mandiri pasien Covid-19 terkendala beberapa hal. Salah satunya masih adanya stigma masyarakat kepada orang yang terkonfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri, mereka akan dikucilkan.

" Salah satu kendalanya yang biasa di masyarakat adalah stigma stigma dari masyarakat yang masih kental kalau itu (orang positif Covid-19) akan dikucilkan oleh tetangga sekelilingnya," kata Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, dikutip dari kemkes.go.id, Minggu 28 Februari 2021.

Untuk menghapus stigma itu, peran petugas tracing sangat penting. Salah satu tugas dasar tracer selain mencari kasus yang mungkin ditimbulkan akibat terinfeksi karena kontak erat juga memberikan edukasi sehingga pasien pasien yang isolasi mandiri tidak merasa dikucilkan.

" Kita harus membuat budaya baru bahwa kegiatan kontak tracing adalah kegiatan yang membuat pasien atau keluarga atau masyarakat tidak merasa dikucilkan kalau terkonfirmasi Covid-19," tutur Dante.

1 dari 1 halaman

Selain pelacakan kontak, tambah Dante, contact tracing melakukan sosialisasi secara komunal. Kegiatan tracing ini salah satunya memberikan dampak positif pada masyarakat secara komunal.

WHO menargetkan 1 pasien kasus konfirmasi positif harus dilakukan kegiatan tracing terhadap 30 orang yang pernah kontak dengan pasien positif tersebut. Sebab tidak semua kasus Covid-19 mempunyai gejala.

" Yang berbahaya itu yang tidak mempunyai gejala karena mempunyai potensi untuk menularkan kepada masyarakat sekeliling. Kalau ini tidak dihentikan segera maka yang akan kita dapatkan adalah kenaikan kasus terus," Dante.

Kenaikan kasus positif akan berbahaya terhadap orang berisiko tinggi dengan komorbid. Kegiatan tracing ini untuk melakukan penguatan agar arus pasien Covid-19 di rumah sakit menjadi berkurang karena kasus akan ditemukan lebih dini.

Contact tracing telah dilakukan di tingkat desa di seluruh Indonesia, terutama di wilayah Jawa dan Bali. Metode contact tracing ini adalah tulang punggung dalam upaya mengatasi Covid-19.

Di samping melakukan evakuasi pada kelompok-kelompok yang kemungkinan tertular, juga mensosialisasikan jangan sampai mengucilkan orang yang sedang isolasi mandiri.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar