Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Lion Air
Mereka berpesta narkoba di sebuah aparstemen di Tangerang. Selain pilot, pramugari, dan pramugara itu, juga ditangkap seorang ibu rumahtangga.
Dream - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang pilot dan dua kru maskapai terkemuka Tanah Air yang tengah berpesta narkoba. Selain itu, BNN juga menangkap seorang perempuan yang juga mengonsumsi narkoba bersama ketiga kru tersebut.
“Keempat orang itu positif narkoba,” demikian keterangan yang dikutip Dream dari laman resmi BNN, Selasa 22 Desember 2015.
Keempat orang ini ditangkap di sebuah apartemen yang beralamat di Jalan Marsekal Suryadarma, Tangerang, Banten, pada Sabtu pekan lalu. Saat digerebek, mereka tengah berpesta narkoba.
BNN kemudian melakukan tes urine kepada mereka. Hasilnya, keempat orang tersebut positif narkoba. Urine Pilot SH (34) positif ganja. Urine MT (23), pramugara, positif amphetamine dan sabu, SR (20) yang merupakan pramugari positif amphetamine dan sabu.
“Sedangkan satu orang lainnya adalah seorang ibu rumah tangga berinisial NM (33) dan positif sabu.”
Keempat orang ini dijerat dengan Pasal 127 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Saat ini, petugas BNNP Banten terus melakukan pengembangan kasus itu untuk mengetahui asal-usul narkoba yang mereka konsumsi.
“Dengan kasus ini, seluruh maskapai diimbau untuk segera melakukan konsolidasi dalam rangka mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerjanya.”
Informasi yang dihimpun Dream, tiga kru penerbangan yang ditangkap itu berasal dari maskapai Lion Air. Namun, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, membantahnya.
“Sejauh ini kami tidak bisa komentari apa-apa. Artinya apa yang disampaikan tadi kita tunggu perkembangan lebih lanjut," tutur Edward.
"Setelah kami cek yang operasional hari ini, yang on schedule semua hadir, tak ada yang dibawa,” tambah dia. Memang penangkapan itu bukan terjadi hari ini, melainkan Sabtu lalu. (Ism)