Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Bupati Temanggung, M Al Khadziq, menyatakan, muncul klaster baru penularan Covid-19 di Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan. Klaster baru tersebut yaitu rombongan piknik terdiri dari sembilan orang.
Klaster piknik ini ditemukan saat penanganan klaster kondangan di tempat yang sama belum selesai dijalankan tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung. Menurut Al Khadziq, klaster kondangan masih bertambah.
Al Khadziq mengatakan rombongan piknik ini merupakan warga Parakan Kauman yang sebelumnya rekreasi ke destinasi wisata air di Banjarnegara. Usai rombongan ini pulang, satu orang sakit lalu meninggal dan saat diswab hasilnya positif.
" Kemudian satu rombongan piknik itu kita tes usap dan ada 9 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Al Khadziq.
Al Khadziq menambahkan, di Kelurahan Parakan Kauman saat ini terdapat dua klaster penyebaran Covid-19. Pemkab Temanggung terus melakukan pelacakan kontak erat.
Selain Parakan Kauman, ada beberapa titik di Kabupaten Kauman dengan kasus Covid-19 serius dan dalam penanganan. Titik tersebut yaitu Kelurahan Walitelon dengan 4 kasus positif, kemudian Kecamatan Kaloran dan Kecamatan Kandangan.
" Selain itu, ada satu pondok pesantren yang sudah kita lakukan penanganan. Insya Allah dengan penanganan ini bisa kita bendung penyebaran kasusnya," ucap Al Khadziq.
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Temanggung memperketat penerapan protokol kesehatan dan terus melakukan sosialisasi untuk membangun kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19. Pada kasus positif, dilakukan pelacakan kontak erat dan meminta mereka yang terkonfirmasi untuk melakukan karantina di fasilitas yang disediakan.
" Kalau yang bersangkutan tidak mau karantina di kabupaten, dia harus menandatangani surat pernyataan dan harus ada surat kesanggupan dari pihak desa dan juga Satgas Jogotonggo setempat agar yang bersangkutan tidak keluar rumah selama masa karantina," kata Al Khadziq.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya