Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Timnas Mesir Menjadi Salah Satu Kuda Hitam Di Piala Dunia 2018 (Foto: AP)
FIFA menjamin pendukung yang beragama Islam tak mendapat diskriminasi.
Dream - Rusia meluncurkan petunjuk untuk penonton Piala Dunia yang beragama Islam. Petunjuk itu dibuat karena tujuh kontestan ajang itu merupakan negara dengan penduduk mayoritas Muslim.
Tujuh negara tersebut antara lain, Maroko, Tunisia, Mesir, Arab Saudi, Iran, Senegal, dan Nigeria.
Asosiasi Sepakbola Dunia (FIFA) berharap petunjuk yang diluncurkan dapat membantu sekitar 100 ribu Muslim yang datang. Petunjuk itu akan menunjukkan lokasi masjid, restoran halal, waktu sholat, dan pelbagai keperluan lain.
Sekretaris Jenderal FIFA, Fatma Samoura, mengatakan, petunjuk itu untuk menjamin kenyamanan pengunjung Muslim menikmati Piala Dunia 2018. Apalagi pembukaan ajang ini dihelat di penghujung Ramadan.
"Kami di FIFA akan memastikan semua Muslim, baik itu pemain, staf, maupun pendukung, mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan," ujar Samoura, dikutip dari Morocco World News, Selasa 12 Juni 2018..
Pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2018, tuan rumah Rusia menghadapi Arab Saudi. Pertandingan pembuka itu digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis 14 Juni 2018.
Di hari yang sama, umat Islam akan mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri.
Di Rusia juga terdapat 30 juta penduduk Muslim. Berdasarkan Pusat Keagamaan Muslim Rusia, terdapat 50 ribu masjid yang menyediakan berbagai kebutuhan.
"Aku dapat memastikan di sana tidak akan ada diskriminasi dan para pengunjung Muslim akan mendapat pelayanan layaknya di rumah," ucap dia. (eko)