Sakit Usai Terbang dari China, Pasien di Jambi Diduga Terjangkiti Corona

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 26 Januari 2020 15:30
Sakit Usai Terbang dari China, Pasien di Jambi Diduga Terjangkiti Corona
Pasien tersebut saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Raden Mattaher Jambi.

Dream - Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi menerima pasien rujukan dari RS swasta diduga terjangkit virus corona. Pihak rumah sakit saat ini masih melakukan evaluasi agar mendapatkan kepastian penyebab sakitnya pasien tersebut.

" Jika positif spesimennya kita periksa ke Jakarta, kalau tidak positif pusat tak mau sembarang periksa, karena butuh waktu bukan cuma satu dua hari," ujar Plt Dirut RSUD Raden Mattaher, Samsiran Halim, dikutip dari Jambiupdate.

Samsiran mengaku mendapat informasi pasien tersebut bukan warga Jambi melainkan Warga Negara Asing. Menurut dia, pasien tersebut masuk ke Jambi dari China untuk berwisata.

" Informasinya memang orang luar yang baru masuk ke Jambi, infonya memang dari sana (China), untuk namanya saya belum tahu juga pasti, yang jelas gejalanya dia deman dan seperti penyakit ISPA," kata Samsiran.

Selanjutnya, Samsiran mengatakan virus tersebut tidak dapat terdeteksi secara seketika. Hal itulah yang membuat mesin pemindai panas tubuh di Bandara Soekarno-Hatta dan Jambi tidak menangkap tanda-tanda awal orang sakit.

" Karena suhu tubuh tidak langsung tinggi, bukan berarti hari ini masuk kuman langsung diketahui, ada masa inkubasi artinya waktu masuk penyakit hingga timbul gejala butuh waktu tertentu," ucap dia.

 

1 dari 5 halaman

Dilarang Dekati Ruang Isolasi

Atas kasus ini, Samsiran meminta masyarakat, khususnya para pasien lain di RSUD Raden Mattaher untuk khawatir. Dia menyatakan RSUD sudah dilengkapi ruangan isolasi.

" Kami sudah ada ruang isolasi untuk pasien diduga terjangkit corona ini," kata dia.

Tak hanya itu, dia juga meminta pasien lain, keluarga serta pengunjung RSUD untuk tidak berkerumun di sekitar ruang isolasi. Bahkan dia meminta mereka menjauh.

" Jangan mendekati ruang itu karena sudah diisolasi, bahkan petugas kita juga pakai pakaian pelindung lengkap karena kita tak ingin ada staf yang terjangkt juga," terang dia.

Lebih lanjut, dia meyakinkan masyarakat agar tidak perlu resah. " Jangan resah kita aman saja, virus ini baru dicurigai belum positif," kata Samsiran.

2 dari 5 halaman

Korban Virus Corona Seluruh Dunia 2.019 Orang, 56 Kasus Meninggal Dunia

Dream - Virus corona telah menyebar ke 14 negara. Total orang yang terjangkit virus ini mencapai 2.019 orang dan 56 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ada 49 pengidap yang dinyatakan sudah sembuh

Data Wuhan Coronavirus Global Case per Minggu 26 Januari 2020 pukul 12.30, Republik Rakyat China menjadi negara yang jumlah terjangkit virus corona paling banyak di dunia, mencapai 1.979 orang. Di Thailand ada 7 orang, Hong Kong 5 orang, dan Australia 4 orang,

Virus corona juga telah menyebar ke Asia Tenggara. Ada 3 kasus orang yang terjangkit virus corona di Singapura dan 4 orang di Malaysia.

Berikut ini adalah rincian jumlah orang yang terjangkit virus ini.

3 dari 5 halaman

Ini Rinciannya

1. Republik Rakyat China: 1.979 orang

2. Thailand: 7 orang

3. Hong Kong: 5 orang

4. Australia: 4 orang

5. Perancis: 3 orang

6. Malaysia: 4 orang

7. Singapura: 3 orang

8. Korea Selatan: 3 orang

9. Taiwan: 3 orang

10. Jepang: 2 orang

11. Makau: 2 orang

12. Amerika Serikat: 2 orang

13, Vietnam: 2 orang

14. Nepal: 1 orang

4 dari 5 halaman

Virus Corona Terdeteksi di Malaysia, Ada 4 Kasus

Dream - Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan kasus wabah virus corona. Kasus ini ditemukan lewat tiga orang warga negara China yang masuk ke Malaysia lewat Johor Baru.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan secara intensif, ketiga warga China tersebut positif terjangkiti corona. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sungai Buloh dan diawasi secara ketat hingga kondisinya stabil

Dikutip dari World of Buzz, pengumuman tersebut disiarkan lewat konferensi pers pada Sabtu, 25 Januari 2020. Kementerian Kesehatan Malaysia menyebt tiga orang ini memiliki kaitan dengan korban virus corona pertama di Singapura.

Tiga orang tersebut terdiri dari seorang yang merupakan istri dari pasien yang terjangkiti corona di Singapura. Sedangkan dua lainnya adalah cucunya.

Ketika ketiganya masuk ke Malaysia, mereka menjalani proses pemindaian panas tubuh serta pemeriksaan. Tetapi, tidak satupun dari mereka yang menderita demam.

Tiga orang ini ditemukan berkat informasi yang dibagikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Segera setelah menjalankan pemeriksaan intensif, petugas melarikan ketiganya ke Rumah Sakit Sungai Buloh yang memang disiapkan untuk menangani kasus-kasus penyakit menular.

5 dari 5 halaman

Satu Pria Wuhan Positif Terjangkit

Kasus corona di Malaysia dilaporkan bertambah menjadi empat. Ini setelah ada turis pria berusia 40 tahun asal Wuhan masuk ke wilayah Malaysia malam hari usai pengumuman dari Kementerian Kesehatan Malaysia.

Dirjen Kesehatan, Noor Hisham Abdullah mengatakan pria tersebut masuk ke Johor Baru naik bus dari Singapura bersama 17 orang lainnya sama-sama dari China pada 22 Januari. Pria tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda demam pada 23 Januari, sehingga dia langsung dirawat di rumah sakit swasta.

Pria itu lalu diperiksa secara intensif oleh Tim Medis Gejala Infeksi Rumah Sakit Sultan Aminah. Hasilnya menunjukkan pria itu mengidap gejala terjangkit corona dan menderita demam serta batuk.

" Departemen Kesehatan segera melacak 17 yang lain di kelompok wisata untuk menjalani pemeriksaa kesehatan. Hasilnya tidak ada satupun dari mereka yang terjangkiti corona," kata Noor.

Sampel klinis yang diambil kemudian diuji di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional Sungai Buloh. 17 turis itu sementara harus dikarantina semabari menunggu hasil uji sampel.

Beri Komentar