Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bendera Saudi (Liputan6.com)
Dream - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan beasiswa terhadap 16.000 mahasiswanya yang kuliah di Kanada. Para mahasiswa juga diminta meninggalkan negara itu dan pindah kuliah ke negara lain.
Dilaporkan Newsweek, keputusan ini dibuat menyusul ketegangan antara Kerajaan Saudi dengan Pemerintah Kanada, dipicu kritik Kementerian Luar Negeri negara di bagian utara Benua Amerika itu terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM).
Akibat komentar itu, Saudi memutuskan hubungan diplomatik dan mengusir Duta Besar Kanada. Selain itu, Saudi juga membekukan seluruh kerja sama bisnis yang sudah dijalin dengan negara tersebut.
Ribuan mahasiswa Saudi akan kembali mendapatkan beasiswa jika mau pindah kuliah ke negara lain. Sumber di pemerintahan Saudi menyebut para mahasiswa disarankan kuliah di Amerika Serikat.
© Dream
Pekan lalu, Saudi menahan aktivis HAM Samar Badawi, yang merupakan saudara perempuan dari Raif Badawi (yang dipenjara dan dihukum 1.000 cambukan karena membuat unggahan tentang ateisme dan kritik terhadap Pemerintah Saudi).
Penangkapan itu membuat Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, bereaksi dan menulis cuitan dukungan kepada Samar.
" Kanada berdiri bersama keluarga Badawi di waktu sulit ini, dan kami terus menyerukan pembebasan Raif dan Samar Badawi," tulis Freeland.
© Dream
Cuitan tersebut diikuti oleh salah satu akun resmi pemerintah Kanada. Di akun tersebut, Pemerintah Kanada mendesak Saudi membebaskan dua aktivis tersebut.
" Kanada sangat prihatin dengan penangkapan kembali para aktivis hak perempuan dan masyarakat sipil di Arab Saudi, termasuk Samar Badawi. Kami mendesak otoritas Saudi untuk segera membebaskan mereka dan semua aktivis hak asasi lainnya," demikian cuitan pemerintah Kanada.
Terkait cuitan ini, Riyadh menyatakan tidak akan membiarkan negara manapun mendekte urusan internal Saudi. Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah negara Arab.
Bahrain, Uni Emirat Arab, bahkan Presiden Otoritas Palestina juga mengeluarkan pernyataan dukungan terhadap Arab Saudi. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya