Mirip Indonesia, Saudi Terapkan PPKM Selama 20 Hari

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 16 Februari 2021 11:00
Mirip Indonesia, Saudi Terapkan PPKM Selama 20 Hari
Seluruh pusat keramaian ditutup, masyarakat diminta berada di rumah.

Dream - Program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tak hanya diterapkan Indonesia. Otoritas Arab Saudi rencananya akan memberlakukan kebjiakan serupa pada masyarakanya selama 20 hari ke depan.

Keputusan untuk membatasi kegiatan masyarakay menyusul adanya peningkatan kasus Covid-19 sebesar dua kali lipat dalam beberapa pekan terakhir.

Selama masa pembatasan berlaku, tempat hiburan, ruang pertemuan, maupun restoran ditutup. Seluruh warga Saudi diminta berada di dalam rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Penutupan juga diberlakukan pada bioskop, taman bermain, serta pusat perbelanjaan, serta pusat olahraga dan kebugaran. Sementara kafe dan restoran diizinkan buka namun hanya melayani pesan antar.

Pengetatan pembatasan kegiatan ini dijalankan setelah sebelumnya Saudi menutup jalur masuk untuk warga asing dari 20 negara, salah satunya Indonesia. Penutupan tersebut berlaku mulai 3 Februari 2021.

1 dari 2 halaman

Wajib Pakai Aplikasi Tabaud

Juru bicara Kementerian Kesehatan Saudi, Mohammed Al Abd Al Aly, mengatakan selama masa pembatasan, masyarakat diminta mengakses aplikasi Tabaud. Aplikasi ini dapat menunjukkan apakah pengguna sedang berada di dekat orang terinfeksi atau tidak.

Tabaud melacak penyebaran infeksi Covid-19, memungkinkan pengguna mengetahui apakah mereka telah melakukan kontak dengan orang yang dites positif dalam 14 hari terakhir. Aplikasi ini tidak mengandalkan jaringan internet namun cukup dengan sinyal Bluetooth.

" Perangkat akan memberi tahu pengguna tanpa memaparkan data pengguna satu sama lain. Pengguna akan menerima pesan bahwa mereka telah melakukan kontak dengan pengguna yang terinfeksi," kata Al Abd Al Aly.

 

2 dari 2 halaman

Vaksin Tambahan Segera Tiba

Dia juga mengatakan batch baru vaksin Pfizer-BioNtech segera tiba di Saudi. Dia pun meminta masyarakat untuk segera membuat jadwal suntikan kedua begitu pendaftaran dibuka dalam beberapa hari ke depan.

Bagi orang yang baru mendaftar dan penerima suntikan vaksin pertama diberikan kesempatan untuk mendapatkan vaksin pada 18 Februari 2021. Meski begitu, kelompok berisiko tinggi tetap menjadi prioritas.

" Ini akan segera mengembalikan Jadwal Imunisasi Nasional ke jalurnya di semua wilayah Kerajaan," kata dia, dikutip dari Arab News.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar