Pasien Terinfeksi Virus Corona Diseret Suster Saat Diwawancara Media

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 29 Februari 2020 09:30
Pasien Terinfeksi Virus Corona Diseret Suster Saat Diwawancara Media
Pria itu memuji penanganan pihak rumah sakit.

Dream - Staf rumah sakit di Georgia yang panik menyeret seorang pasien terinfeksi virus Corona, Covid-19. Dalam video itu terlihat staf rumah sakit menyeret pasien itu kembali ke rumah sakit.

Pasien pria mendadak muncul ke depan rumah sakit di Tbilisi. Kehadirannya mengejutkan para wartawan yang berada di depan rumah sakit itu. Sebab, para wartawan yang sedang menunggu tim medis yang merawatnya. Namun pasien itu mendadak muncul dan berbicara di depan awak media.

Dalam video itu terlihat seorang lelaki Iran yang mengucapkan terima kasih kepada dokter karena telah menyembuhkannya. Dia memberikan keterangan kepada awak media yang menunggu keterangan dari pihak rumah sakit di Tbilisi.

" Saya sangat senang. Terima kasih banyak, warga Georgia. Terima kasih banyak, terima kasih banyak. Rumah sakit, dokter di rumah sakit Georgia," ucap pria yang tak disebutkan namanya itu, dikutip dari Metro.co.uk. 

" Rumah sakit ini sempurna dan profesional," kata dia. Pria itu berterima kasih karena baru saja sembuh dari infeksi virus Corona setelah menjalani perawatan.

 Suster rumah sakit menarik pasien yang diduga terjangkit virus corona© met

Setelah dibawa pergi, pria itu dibawa ke rumah sakit lain di Abastumani di mana orang-orang dikarantina.

Saat ini, kasus virus Corona telah melampaui 82.000. Sekitar 78.497 kasus telah dilaporkan di China. Termasuk kematian sebesar 2.744.

Beberapa hari terakhir terjadi peningkatan tajam wabah virus corona di Korea Selatan, Italia, dan Iran.

1 dari 5 halaman

TKW Ilegal di Taiwan Positif Corona

Dream - Seorang pengasuh asal Indonesia terinfeksi virus corona, Covid-19, di Taiwan. Pekerja migran itu membagikan pengalamannya di bangsal isolasi Taiwan, melalui video di media sosial, Facebook dan TikTok

Dilaporkan Taiwan News, pengasuh asal Indonesia itu diumumkan menjadi pasien virus corona ke-32 di Taiwan pada Rabu, 26 Februari 2020.

Pihak berwenang percaya bahwa pengasuh, yang berusia 30-an, terjangkit virus saat mengunjungi pasien ke-27 untuk mengkonfirmasi dengan penyakit yang diderita.

Pasien ke-27 yaitu seorang pria lanjut usia berusia 80-an dan di rumah sakit New Taipei. Dia merawat pria itu mulai 11 hingga 16 Februari sebagai pekerja migran tidak berdokumen.

Central Epidemic Command Center (CECC) mencatat bahwa wanita itu bepergian dengan kereta api dan bus (Rute 38) antara distrik Shulin dan Banciao New Taipei selama beberapa kali dari 16 hingga 19 Februari 2020.

2 dari 5 halaman

Pemerintah Akan Pantau

Pada 18 Februari 2020, dia bertemu dengan seorang teman yang berkunjung dari Kaohsiung.

Orang Indonesia kemudian pindah ke rumah sakit lain untuk melayani sebagai pengasuh, tanpa disadari menempatkan orang lain pada risiko infeksi.

Dia ditemukan oleh polisi di rumah sakit pada 24 Februari dan segera dikirim ke karantina dan diuji.

Dua hari kemudian, dia didiagnosis dengan virus dan sejak itu telah menjalani perawatan di bangsal isolasi.

Namun, pasien membawa Facebook dan Tik Tok untuk menyiarkan langsung pengalaman itu dan mengungkapkan informasi wajah dan rumah sakitnya kepada pemirsa.

Sementara itu, dilaporkan Liputan6.com, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mengatakan telah menerima informasi dari otoritas Taiwan mengenai seorang pekerja migran Indonesia yang terkonfirmasi positif kasus Covid-19.

" Pekerja migran tersebut berstatus undocumented dan bekerja merawat orang tua. Saat ini yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi di rumah sakit di Taipei dan kondisinya stabil," jelas pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam pernyataan tertulisnya.

KDEI Taipei sejauh ini telah berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Taiwan, untuk memastikan yang bersangkutan ditangani sebaik mungkin.

" Dan akan terus memantau secara dekat kondisi PMI tersebut," jelas pihak Kemlu.

3 dari 5 halaman

Diisukan Terpapar Corona, Ini Kata Jackie Chan

Dream - Aktor legendaris Hong Kong, Jackie Chan, sempat dikabarkan dikarantina karena terpapar virus Corona, Covid-19. Namun akhirnya, dia membuat klarifikasi dan mengaku sehat-sehat saja.

" Terima kasih atas kekhawatiran kalian semua! Saya akan dan sangat sehat," ujar Jackie Chan melalui Instagram resminya, @jackiechan, diakses pada Jumat, 28 Februari 2020.

Jackie Chan meminta para penggemar untuk tidak mengkhawatirkannya. Dia menyatakan saat ini tidak sedang dikarantina.

" Saya mohon jangan khawatir, saya tidak dikarantina. Saya harap semua juga tetap aman dan sehat!" kata dia.

      View this post on Instagram

Thanks for everybody's concern! I'm safe and sound, and very healthy. Please don't worry, I'm not in quarantine. I hope everyone stays safe and healthy too!

A post shared by Jackie Chan ?? (@jackiechan) on

Kabar Jackie dikarantina sempat menimbulkan keraguan. Sebab, satu-satunya bukti adalah foto yang menunjukkan beberapa polisi terinfeksi Corona karena berkumpul dan makan di sebuah restoran.

4 dari 5 halaman

Viral Kabar Jackie Chan Terjangkit Virus Corona dan Dikarantina

Dream - Kabar petugas polisi Hong Kong yang positif terjangkit virus corona menyeret nama aktor terkenalnya, Jackie Chan. Warganet ramai-ramai menginformasikan pria bernama asli Chan Kong-Sang terjangkit virus Covid-19 dan dikarantina.

Dugaan netizen di Hong Kong tersebut merebak setelah Jackie dan 60 orang lainnya menghadiri pesta pribadi di Yau Yat Chuen Garden Club di Klowloon. Salah satu tamu di pesta itu dikabarkan dinyatakan positif corona.

Selain Jackie Chan, kabar yang beredar juga menyebutkan aktor senior Erick Tsang dan Alan Tam hadir di pesta tersebut. 

 selain Jackie dan tamu tersebut, mengutip laman Asapland.com, Rabu, 26 Februari 2020, empat anggota polisi Hong Kong, istri dan ibu mertua salah satu dari mereka juga terdeteksi menunjukkan gejala terinfeksi virus COVID-19.

Komisaris Kepolisian Hong Kong, Deng Bingqiang He hadir di perayaan tersebut. Dia mengunggah video pesta tersebut yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Isu Jackie Chan terjangkit virus corona semakin memanas karena aktor tersebut hadir di dalam pesta tersebut tanpa menutup mulut mereka dengan masker.

Padahal, sudah ada protokol keamanan yang mengharuskan mereka mengenakannya di tengah merebaknya wabah virus COVID-19.

Namun hingga saat ini belum ada pernyataan dari Jackie Chan maupun juru bicaranya yang mengonfirmasi atau membantah kabar aktor laga itu dikarantina karena diduga tertular virus COVID-19.

5 dari 5 halaman

Jackie Chan Tak di Pesta yang Sama

Laporan yang sedikit berbeda dibuat media online setempat, todayonline.com. Dalam artikelnya, media tersebut menyatakan kabar Jacki Chan terjangkit virus corona menyebar dengan cepat di media sosial.

Rumor itu menyebutkan Jackie dan beberapa temannya berada di restoran yang sama yang memungkinkan aktor terkenal itu ikut dikarantina.

Sejumlah netizen lain menyatakan kabar tersebut mengandung informasi tak benar.

" Jackie Chan dan Komisioner Polisi tidak berada di pesta yang sama, itu tempat yang berbeda," ujar netizen mencoba meyakinkan peselancar media sosial lainnya.

Hasil investigasi lanjutan menunjukan jika dua pesta itu memang berlangsung di lokasi yang berbeda. Polisi yang terinfeksi corona diketahui berada di restoran di kawasan Western Districk.

Sementara Jackie Chan dan rekan-rekannya menghadiri pesta yang berlangsung di Yau Yat Chuen Garden City Club di Kowloon.

Mengacu pada pencarian Google Maps, dua wilayah ini terpisah sekitar 1,5 jam. Hal ini memunculkan spekulasi jika Jackie Chan dan teman-temannya tak terjangkit virus corona.(Sah)

Beri Komentar
5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin