Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, kembali merilis data terkini kasus infeksi virus corona. Hingga Jumat, 29 Mei 2020, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 25.216 orang.
" Hari ini kita dapatkan data konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 678 orang sehingga totalnya menjadi 25.216 orang," kata Yuriant
Jumlah pasien sembuh juga bertambah sebanyak 252 orang sehingga menjadi 6.492 orang. Sementara angka kematian meningkat 24 orang menjadi 1.520 orang.
Yurianto mengatakan data tersebut didapat dari pemeriksaan terhadap 10.639 spesimen dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Sehingga, total spesimen yang sudah diperiksa hingga saat ini sebanyak 300.545 spesimen.
Meski demikian, dia mengatakan penambahan kasus tidak terjadi secara merata di 34 provinsi. Menurut dia, terdapat provinsi yang mencatatkan peningkatan kasus positif, yang tertinggi yaitu DKI Jakarta dan Jawa Timur.
" Tentunya yang pertama adalah kita lihat DKI naik cukup tinggi 125 kasus namun bukan seluruhnya pada wilayah administrasi di DKI," kata dia.
Menurut dia, peningkatan kasus positif didapatkan pada Bandara Soekarno-Hatta. Kasus tersebut didominasi pekerja migran Indonesia yang pulang ke Tanah Air.
" Jadi ini bukan gambaran wilayah DKI keseluruhan tetapi gambaran yang ada di pekerja migran," kata dia.
Sedangkan Jatim, kata dia, mencatatkan peningkatan kasus sebanyak 101 kasus dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Tetapi, tren peningkatan kasus di Jatim justru menunjukkan penurunan.
" Karena kemarin adalah 171, sekarang menjadi 101," ucap dia.
Selanjutnya, Yurianto menjelaskan ada cukup banyak provinsi yang tercatat tidak memiliki kasus positif Covid-19 baru. Di antaranya Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.
" Tidak kita dapatkan kasus sama sekali pada hari ini," terang Yurianto.
Sementara, terdapat pula provinsi yang mencatatkan peningkatan kasus cukup rendah. Antara 1 hingga 3 kasus positif dalam 24 jam terakhir yaitu Kepulauan Riau, Gorontalo, Yogyakarta, Bengkulu.
" Ada beberapa provinsi yang dalam tiga pekan ini sudah menunjukkan gambar yang mendatar artinya sudah tidak ditemukan kasus baru dan beberapa provinsi sudah mengalami penurunan lebih dari 50 persen dari puncak yang pernah didapatkan," kata dia.
Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan terdapat sejumlah daerah yang kembali mencatatkan penambahan kasus baru infeksi virus corona. Secara nasional, kasus positif terkonfirmasi hingga Kamis, 28 Mei 2020 pukul 12.00 WIB menjadi 24.538 orang.
" Kita dapatkan kenaikan dari kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 687 orang," ujar Yurianto.
Kasus sembuh, kata Yurianto, juga mengalami penambahan sebanyak 183 orang. Sehingga, angka nasional kasus positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh mencapai 6.240 orang.
Sedangkan angka kematian bertambah 23 orang. Dengan demikian, jumlah seluruhnya menjadi 1.496 orang.
Yurianto menyebutkan Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah peningkatan kasus positif tertinggi. Dalam 24 jam terakhir, didapatkan kasus baru sebanyak 171 kasus.
Posisi selanjutnya ditempati Kalimantan Selatan dengan 116 kasus. Sedangkan DKI Jakarta tercatat mendapatkan 105 kasus baru.
" DKI Jakarta ini didominasi oleh saudara-saudara kita yang baru kembali dari bekerja di luar negeri dan kita harus melakukan screening terhadap mereka," kata Yurianto.
Menurut Yurianto, sejauh ini terdapat beberapa provinsi yang tercatat tidak menemukan kasus baru positif Covid-19.
" Provinsi yang tidak ada kenaikan sama sekali atau tidak ada penambahan sama sekali atau tidak ada kasus baru sama sekali yang kita dapatkan adalah Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Utara, Lampung, Riau, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur," ucap dia.
Sementara provinsi yang mencatakan penambahan hanya satu kasus baru yaitu Aceh, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya