Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dua sholat itu kerap dijalankan dengan agak malas mengingat waktunya.
Dream - Di antara lima sholat fardlu, ada dua sholat yang mungkin kerap kita kerjakan dengan agak malas. Sebabnya adalah waktu pelaksanaan sholat ini.
Dua sholat fardlu tersebut adalah Isya' dan Subuh. Waktu sholat Isya' yang panjang membuat kita senang menundanya, sementara saat Subuh kita masih nikmat berbaring.
Padahal, dua sholat ini mengandung faedah yang luar biasa. Bahkan Rasulullah Muhammad SAW sampai mengingatkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
"Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada sholat Isya’ dan sholat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak."
Terkait faedah istiqomah menjalankan sholat Isya' dan Subuh, Ibnu Baththol dalam kitab Syarh Shahih Bukhari, menerangkan demikian.
"Sholat Subuh akan membuat seseorang mendapatkan perhatian Allah pada hari kiamat. Kenapa dikhususkan dua sholat ini? Karena berkumpulnya para malaikat malam dan siang di dua waktu tersebut. Inilah makna firman Allah Ta’ala (Surat Al Isro' ayat 78), 'Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)'."
Sedangkan Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari menjelaskan menjaga dua sholat tersebut maka akan dijamin masuk surga. Ibnu Hajar mendasarkan pendapatnya pada hadis riwayat Muslim dari Jundab bin Abdillah RA dari Rasulullah Muhammad SAW.
"Barangsiapa yang sholat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu, janganlah menyakiti orang yang sholat Subuh tanpa jalan yang benar. Jika tidak, Allah akan menyiksanya dengan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam."
(Sah)