Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Nishi (Manchester Morning News)
Dream - Perkenalkan. Bocah ini bernama Nishi Uggalle. Usianya baru 10 tahun. Namun dia punya IQ 162. Lebih tinggi dari IQ manusia jenius yang sangat kondang di dunia, Albert Einstein. Kecil-kecil, cabe rawit!
Dikutip Dream dari Manchester Evening News, Jumat 13 Mei 2016, Nishi menjadi orang termuda di Inggris yang meraih nilai IQ tertinggi, yaitu 162. Dengan hasil itu, Nishi menjadi anggota Mensa, organisasi orang-orang yang memiliki IQ tinggi.
Tes Mensa hanya diikuti oleh orang berusia 10 tahun ke atas, yang meliputi dua penilaian standar. Salah satunya keterampilan penalaran verbal dan lainnya, meliputi diagram dan gambar, menilai logika visual dan spasial.
Dan bocah dari Audenshaw, Tameside, itu mendapat skor 162 yang menjadi nilai tertinggi dalam tes pertama, yang dikenal dengan nilai the Cattell III B. Angka itu lebih tinggi dari Albert Einstein dengan skor 160.
Mensa punya tujuh anggota yang berusia 10 tahun ke bawah, dua di antaranya berasal dari Manchester, salah satunya Nishi. Bocah ini mengaku tak menghadapi kendala saat melewati tes IQ.
“ Ini tidak mudah, tapi juga tak sulit. Di tes pertama aku punya cukup waktu untuk memeriksanya,” tutur Nishi.
Siapa Nishi? Dia adalah putri imigran asal Sri Lanka, Neelanga dan Shiromi, yang pindah ke Manchester pada 2001.
“ Dia hanya bocah berusia 10 tahun yang normal, seperti bocah 10 tahun lainnya. Dia suka membaca, bersepeda, dan berjalan-jalan, dan kami bangga kepadanya,” kata sang ayah, Neelanga.
Menurut dia, Nishi sudah belajar menulis dan membaca sejak kecil. Putrinya itu juga pandai dalam matematka. Saban hari, dia memberi tantangan kepada putri kesayangannya itu.
“ Sebagai orangtua, Anda tidak ingin bakat mereka terbuang, tapi harus ada keseimbangan dengan masa kanak-kanaknya,” tambah Neelanga.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?