Riau Ega Agatha, Pemanah Indonesia Penumbang Juara Dunia (Twitter/@RiauEgaAgtha)
Dream - Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha, membuat dunia tercengang. Sebab, atlet yang tak diperhitungkan ini mampu menumbangkan dominasi juara dunia asal Korea Selatan, Kim Woojin dalam ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Brasil.
Ega, unggul dari Kim dengan skor 6-2. Dia beradu kemampuan dengan Kim dalam 16 babak di Sambadrome. Kim sangat dijagokan untuk menang di cabang ini, apalagi usai mencatatkan rekor dunia sebagai nomor 1. Sementara Ega menduduki peringkat 29.
" Saya agak terkejut. Saya mengalahkan nomor 1 di dunia. Ini hal bagus. Saya melakukannya," kata Ega, dikutip dari The Salt Lake Tribune.
Mungkin tak ada yang memprediksi Ega bisa mengalahkan Kim. Pada bursa pemanah, Kim berada di posisi atas, menyusul rekan senegaranya, Ku Bonchan, dan pemanah asal Amerika Serikat Brady Ellison.
Kim, yang meninggalkan lapangan panahan dengan tertegun, mengaku kaget dengan perolehan Ega. Dia hanya bisa menyasarkan empat dari 12 anak panah di lingkaran nilai 10.
" Saya sudah menyiapkan semuanya. Saya sangat menyesal karena saya tidak bisa melakukannya dengan baik," kata Kim.
Capaian ini membuat Ega dan seluruh tim gembira. Tetapi, mereka menyadari kegembiraan itu tidak boleh dirayakan secara berlebihan karena masih banyak pertandingan menunggu.
" Seluruh rakyat Indonesia akan terkejut," ujar Kepala Utusan Indonesia Raja Oktohari.
" Tentu saja kami punya pertandingan lain yang harus kami siapkan. Atlet kami harus fokus di Rio. Kejayaan ini hanya berlangsung selama satu jam. Setelah itu, ya begitu saja. Kami harus bersiap kembali," kata Raja.
Ega akan menghadapi atlet panahan Italia, Mauro Nespoli pada babak berikutnya. Di luar itu, dia tidak ingin pikirannya melayang ke mana-mana.
" Kejutan sangat besar buat saya. Tapi saya harus tetap fokus," kata Ega.
Sumber: sltrib.com
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global