Tri Suci Utami ditinggalkan ibunya pada usia 8 tahun. Ibunya meninggal saat dia masih sekolah dasar. Kini dia berharap bisa memberikan sesuatu yang berguna bagi orangtua.
Wiwin merupakan seorang bidan di kampungnya. Awalnya dia bercita-cita menjadi seorang polisi wanita. Tapi keluarga menyekolahkannya di bidang kesehatan.
Allah benar-benar menjawab doa bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh, hanya perlu bersabar karena Allah mungkin tak memberi kita kesempatan saat itu.
Hari-hari berlalu, setiap sehabis salat, saya berdoa memohon kepada-Nya untuk membukakan hati mereka. Saya tidak dendam, tapi saya ikhlas dan saya belajar memperbaiki diri.