Advertisement
Rupiah juga bisa bernapas sedikit lega.
Sektor infrastruktur jadi penggenjot perdagangan.
Saat ini, penguatan dolar AS menjadi sorotan.
Sektor barang konsumsi jadi primadona.
Pelemahan rupiah terus berlanjut.
Tiga indeks syariah tiarap seharian.
Persoalan ini tidak berdampak sistemik terhadap perekonomian nasional.
Data JISDOR Bank Indonesia juga mencatat kurs dollar AS terus menguat terhadap rupiah.
Kurs dollar AS belum beranjak dari level Rp15.000
Gubernur BI meminta untuk membandingkan kondisi rupiah dengan mata uang negara lainnya.
Tiga indeks syariah `tiarap`.
Dari kemarin, dollar AS terus `mengamuk`.
Saham semua sektor juga berguguran.
Rupiah untuk pertama kalinya terjun ke level 15.000 per dollar AS sejak Krisis Moneter 1998.
IHSG juga ikut bergairah.
Indeks syariah dan rupiah bergairah setelah BI rate naik.
Penguatan indeks industri aneka tak cukup kuat menopang laju perdagangan yang melemah.
IHSG dan indeks syariah kompak melemah.
Dolar juga kembali ke posisi Rp14.800.
Sentimen positif ini juga berdampak baik bagi IHSG.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak