AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Dream - Facebook meminta maaf atas pemblokiran dua akun media Palestina, Quds News Network dan Shehab News Agency, yang mengkritisi Israel. Kedua media ini diblokir selama beberapa jam pada Jumat pekan lalu.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Facebook pada Senin, setelah mendapat protes dari para netizen. Facebook kemudian menyebut pemblokiran tersebut merupakan kesalahan.
Akun milik Quds News Network memiliki 5,2 juta pengikut. Sementara Shehab News Agency memiliki 6,35 juta pengikut.
" Halaman telah terhapus karena kesalahan dan kami segera mengembalikan secepatnya setelah kami melakukan penyelidikan," tulis Facebook.
" Tim kami memproses jutaan laporan setiap pekan, dan kami terkadang melakukan kesalahan. Kami sangat minta maaf tentang kesalahan ini," tulis pengelola media sosial tersebut.
© Dream
Israel telah mengadakan pembicaraan dengan Facebook untuk menghentikan apa yang disebut " hasutan online" . Hal itu termasuk segala sesuatu yang menjadi bahan pembicaraan dalam pertemuan para pejabat tinggi awal bulan ini.
Menteri Keadilan dan Keamanan Publik Israel akan menggagas Undang-undang melarang penggunaan Facebook untuk menyebarkan teror dan hasutan di internet.
Kelompok aktivis menyeru warga Palestina untuk memboikot aktivitas Facebook selama dua jam pada hari Minggu lalu sebagai bentuk protes. Tagar #FBCencorsPalestine juga marak digunakan di media sosial Twitter.
" Kami khawatir Facebook membantu pendudukan dan menutup satu-satunya ruang kebebasan berekspresi bagi rakyat Palestina," kata juru bicara kampanye melawan pemblokiran itu, Iyad Al-Rifai.
Sumber: Arabnews.com
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli