6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Tidak Nafsu Makan. (Source: Shutterstock)
Dream - Menyantap makanan di pagi hari sangat penting bagi kesehatan tubuh, tapi tidak semua orang rutin sarapan. Bahkan, sebagian orang bisa merasa mual jika makan di pagi hari.
Perlu diingat, tidak membiasakan sarapan bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan berpengaruh buruk pada pola makan. Ingin tahu apa saja dampaknya?
Berikut beberapa pengaruh buruk melewatkan sarapan pagi bagi tubuh menurut para ahli.
1. Nafsu Makan Berlebih

Foto: Shutterstock
Membiarkan perut kosong dan tidak sarapan pagi bisa menyebabkan lonjakan nafsu makan di siang atau malam hari. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan.
" Kalau nggak sarapan, makan siang jadi kalap. Makanan apapun di depan mata disantap. Padahal, makanan yang dimakan harus bergizi," ujar Cindiawaty Pudjiadi, Spesialis Gizi dalam peluncuran program Blue Band 'Sarapan Berisi' di Bale Nusa, Jakarta Selatan, Rabu 15 Februari 2023.
Konsumsi makanan atau minuman sehat di awal hari agar lebih bertenaga dan tidak mudah lapar.
Tidak sarapan bisa membuatmu lemas saat beraktivitas. Hal tersebut tidak selalu terjadi di pagi atau siang hari.

Kamu bisa merasa kelelahan di malam atau keesokan harinya dan membuat energimu lebih mudah habis. Jika terjadi terus menerus, hal tersebut bisa berpengaruh pada produktivitas.

Foto: Shutterstock
" Menurut penelitian, jika tidak sarapan, gula darah bisa turun drastis setelah 2 jam beraktivitas. Misalkan jam 7 mulai beraktivitas, jam 9 gula darah turun drastis kalau nggak sarapan," kata Hardinsyah, Guru Besar Ilmu Gizi IPB University dan Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia.
Lonjakan penurunan atau peningkatan gula darah bisa berpengaruh buruk pada nafsu makan. Jadi, makanlah dua jam sebelum beraktivitas agar lebih bertenaga dan pola makan terkontrol.
Dream - Setiap orang disarankan untuk makan tiga kali sehari untuk bisa memenuhi energi serta nutrisi tubuh. Namun sayangnya, tidak setiap orang menerapkan hal tersebut.
Meski pola makan dapat disesuaikan dengan metabolisme masing-masing orang, namun beberapa sumber mengklaim bahwa sarapan menjadi hal paling penting bagi tubuh.
Maka dari itu, kamu harus berhati-hati terhadap kebiasaan makan di pagi hari agar tidak menyebabkan berbagai masalah kesehatan atau kenaikan berat badan. Dilansir dari Times of India, berikut kebiasaan sarapan yang perlu dihindari.

Foto: Pexels
Berhati-hatilah ketika ingin mengonsumsi karbohidrat di pagi hari. Pastikan kamu mengonsumsi jenis karbohidrat kompleks seperti gandum di pagi hari agar tidak mudah merasa lapar dan merasa lebih berenergi sepanjang hari.
Gandum juga tidak memiliki kalori dan kandungan lemak yang tinggi seperti kue, muffin, pancake, serta lainnya. Jadi, kamu pun akan lebih mudah mendapatkan berat badan ideal.

Foto: Pexels
Meski banyak orang yang menyarankan untuk mengonsumsi jus di pagi hari, ternyata kebiasaan tersebut tidak sepatutnya dilakukan.
Menurut pakar, jus buah atau sayur justru rendah serat yang bisa meningkatkan rasa lapar di siang atau sore hari dan menyebabkan kenaikan berat badan. Jika ingin mengonsumsi buah dan sayur, konsumsilah dalam bentuk yang utuh serta tidak dibuat menjadi jus.

Foto: Pexels
Konsumsilah protein seperti telur, daging ayam, atau tempe jika ingin merasa kenyang lebih lama. Jika tidak menambahkan protein saat sarapan, kamu cenderung akan mengonsumsi makanan lebih banyak di siang hari.

Foto: Pexels
Masih banyak yang mengira bahwa sereal merupakan jenis makanan sehat untuk dikonsumsi saat sarapan. Padahal, sereal merupakan makanan tinggi gula yang bisa membuatmu lebih mudah lapar dan mengalami kenaikan berat badan. Jadi, hindari makanan dan minuman tinggi gula saat sarapan.

Foto: Pexels
Waktu sarapan juga berpengaruh pada nafsu makanmu. Idealnya, sarapan dikonsumsi 2 jam setelah bangun tidur untuk mencegah nafsu makan berlebih. Sehingga, kamu pun merasa lebih berenergi dan tidak mudah lapar jika sarapan di waktu yang tepat.
Laporan: Amanda Putri Ivana
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
