Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Emas.
Dream – Kekhawatiran munculnya perang antara Korea Utara dengan Amerika Serikat mulai mencemaskan dunia. Terlebih negara beribukotakan Pyongyang itu telah memancing emosi Negeri Paman Sam dengan menguji coba bom hidrogen yang memicu gempa tektonik di beberapa negara sekitarnya.
Kecemasan memanasnya kondisi di Korea membuat harga emas merangkak naik. Bahkan seorang analis senior emas memprediksi emas bakal menyentuh harga yang luar biasa tinggi.
Dilansir dari The Strait, Senin 4 September 2017, Korea Utara dikabarkan telah menguji bom hidrogen pada Minggu 3 September 2017. Uji coba ini menandakan negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un, telah mengetes bom nuklir sebanyak enam kali.
Aktivitas Korea Utara ini setidaknya sudah mulai mengerek harga emas. Harga logam mulia ini naik 5 persen sejak awal Agustus 2017. Kini, harganya menjadi US$1.324 (Rp17,66 juta) per ounce. Sebagai catatan 1 ounce setara dengan 28,34 gram.
Penulis buku Currency War, Jim Rickards, memperkirakan perang harga emas baru dimulai sejak munculnya kecemasan memanasnya hubungan Korea-AS. Rickards memprediksi harga emas bisa mencapai US$10 ribu (Rp133,8 juta) per ounce.
Jika dikonversikan ke dalam satuan gram, harga ramalan emas itu bakal mencapai Rp 4,72 per gram.
Dia mengatakan harga emas sempat menyentuh level terendah pada tahun 2015. Kini, harganya mulai berangsur-angsur membaik.
Menurut Rickards, emas telah menjadi salah aset investasi yang menunjukan kinerja terbaik sepanjang 2017. Melihat kondisi Korea yang semakin meruncing, Rickards tak menampik jika emas bisa saja menyentuh level US$ 10 ribu per ounce.
“ Orang-orang terlintas punya perhatian yang sangat berat. Saya hanya menyarankan lihatlah ke bawah dan saksikan perang akan datang," kata Rickards.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya