Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
ISSI Dan JII Melemah Ketika Perdagangan Berakhir Hari Ini.
Dream - Mengawali pekan terakhir November 2017, indeks syariah ditutup melemah. Kondisi regional yang tak jelas serta mulai berkurangnya aksi beli pemodal asing membuat investor lokal menahan diri.
Kalangan analis juga menilai bursa saham Indonesia sedang melakukan konsolidasi dengan tren penurunan yang kemungkinan relatif minim.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 27 November 2017, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), terkoreksi 0,421 poin (0,23%) ke level 183,672. Setelah melemah di level 184,002 ketika perdagangan dimulai, ISSI sempat menembus zona positif dengan level tertinggi di 184,287.
Namun aksi jual di sesi perdagangan siang membuat ISSI terus terseret ke zona merah hingga sesi penutupan.
Kondisi indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga tak jauh berbeda. Tekanan jual pada bluechips syariah memaksa indeks JII turun 0,876 poin (0,12%) ke level 734,844.
Transaksi perdagangan saham syariah hingga sesi paska penutupan sedikit meningkat meski dipenuhi aksi jual saham. Dengan 63,42 juta saham yang berpindah tangan, nilai transaksi perdagangan saham syariah menembus angka Rp4,38 triliun.
Asing tercatat masih membukukan beli bersih pada saham-saham syariah senilai Rp391 miliar. Namun di jajaran bluechips syariah, asing justru melepas portofolio saham unggulan ini senilai Rp159 miliar.
Sebagian besar indeks sektoral bergerak ke zona merah. Sektor industri dasar tergerus paling tajam dengan melemah 2,63 persen. Diikuti sektor pertanian 0,82 persen dan infrastruktur 0,50 persen.
Ada empat indeks sektoral yang menguat, yaitu barang konsumsi 1,17 persen, perdagangan 0,17 persen, manufaktur 0,11 persen, dan pertambangan 0,04 persen.
Saham-saham JII yang menjadi top gainer hari ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp600, ICBP Rp125, INDF Rp125, PTBA Rp100, dan AALI Rp50.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah LPPF yang harga sahamnya turun Rp350, SMGR Rp125, EXCL Rp110, AKRA Rp100, dan TPIA Rp100.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah Rp13.507 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes