Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro ekspor harus digenjot lebih kencang agar dapat mengimbangi impor. Salah satu sektor yang dapat ditingkatkan adalah dari UMKM (Usaha Kecil dan Menengah).
Menurutnya, setiap terjadi goncangan ekonomi, sektor UMKM tetap kuat dan fleksibel dalam menghadapi hal tersebut. Dan sektor UMKM ini butuh dorongan yang lebih besar agar dapat berorientasi ekspor.
“ Kita butuh UMKM yang siap bersaing di pasar internasional. Agar UMKM siap bersaing di pasar internasional, pasti butuh pembiayaan,” ujar Bambang seperti dikutip dari laman situs Kemenkeu, Rabu, 26 Agustus 2015.
Untuk itu, lanjut Bambang, dirinya telah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 134/PMK.08/2015 tentang Penugasan Khusus Kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). PMK ini mengatur penugasan kepada LPEI untuk menunjang kebijakan ekspor nasional.
Untuk itu, PMK 134 menjadi penting karena menjadi pendorong LPEI untuk terus meningkatkan kinerjanya, dalam mendukung ekspor, khususnya dari para pengusaha UMKM.
“ Saya minta kepada LPEI untuk dapat memberikan bantuan kepada pengusaha UMKM. Untuk pengusaha UMKM juga, saya minta bisa diimbangi dengan kinerja yang tidak kalah baiknya,” pungkas Bambang. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya