Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pengalaman mengerikan dialami seorang gadget freak. Seorang wanita di China menderita pendarahan di otak akibat terlalu lama menatap layar ponsel.
Menurut Kankan News, wanita yang tak disebutkan namanya itu menatap layar ponselnya selama 20 jam tanpa henti saat melakukan perjalanan dengan kereta api.
Wanita berusia 47 tahun itu hendak kembali dari acara mudik di kota asalnya di Henan. Dia naik kereta api menuju Guangzhou merayakan Tahun Baru Imlek di kampungnya.
Seperti penumpang lainnya, ia menggunakan ponsel untuk membunuh rasa bosan selama dalam perjalanan jauh tersebut.

Saat itu kereta api penuh dengan penumpang. Hal ini membuat dia sulit bergerak. Wanita itu harus berdiri dengan posisi tubuh yang sama.
Dalam perjalanan yang berlangsung selama 20 jam itu, dia menopang dagunya dengan tangan kanannya.
© (Foto: Mynewshub.cc)
Dream - Begitu sampai stasiun tujuan, wanita itu jatuh pingsan tak lama setelah turun dari kereta api. Dia segera dirawat di rumah sakit.
Menurut alat pemindai CAT, terdapat beberapa gumpalan darah beku di dalam otaknya.
Dokter melakukan operasi selama tiga jam dengan mengeluarkan gumpalan darah untuk mencegah terjadinya sumbatan aliran darah.
Jika tidak dilakukan operasi segera, sumbatan aliran darah ke otak akan menyebabkan kematian bagi wanita tersebut.
" Kami mengeluarkan banyak gumpalan darah, berukuran sekitar 2 sentimeter. Ukuran tersebut tidak normal karena dua kali lebih besar daripada biasanya," kata Meng Heng, ahli bedah saraf dari Rumah Sakit Terafiliasi Pertama di Universitas Jinan, Guangzhou.
" Mungkin karena dia berada dalam posisi tubuh yang sama terlalu lama, menyebabkan pembuluh darah di ujung lehernya menjadi tertekan," kata Heng lagi.
Dalam catatan medisnya, wanita itu tidak pernah menderita penyakit kronis dan sehat sebelum kejadian.
Sementara itu, wanita tersebut saat ini sedang beristirahat untuk memulihkan kesehatannya di rumah sakit, sambil sesekali bermain ponsel di saat waktu senggang.
(Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang