Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minum Kopi
Dream - Kopi jadi minuman wajib bagi sebagian orang. Biasanya dikonsumsi saat pagi atau sore, untuk mendapatkan efek dari kafein. Zat kafein memang membuat kita jadi lebih fokus.
Untuk lebih praktis, kopi instan atau sachet pun jadi pilihan. Kopi jenis ini memang cukup mudah dibuat, karena hanya membutuhkan air panas untuk menyeduhnya.
Bila mengonsumsi kopi ini, pastikan tidak berlebihan. Pasalnya, konsumsinya secara terus menerus bisa menimbulkan beberapa bahaya.
1. Risiko Kanker
Sebagian besar kopi instan memiliki kandungan kimia, salah satunya adalah acrylamide. Acrylamide merupakan senyawa kimia yang terbentuk ketika kopi dipanggang. Kopi instan dapat mengandung dua kali lebih banyak senyawa ini jika dibandingkan dengan kopi biasa.
Senyawa ini memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan pada sistem saraf serta meningkatkan risiko kanker apabila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
2. Menyebabkan Obesitas
Minum kopi instan bisa berbahaya, karena memiliki kandungan gula dan pemanis buatan yang tidak sedikit. Oleh karena itu, mengonsumsi kopi instan terlalu sering dapat menyebabkan peningkatan berat badan akibat kadar gula yang berlebihan.
Peningkatan kadar gula darah yang berlebihan dapat meningkatkan berat badan, terutama apabila tidak melakukan olahraga dan menerapkan pola makan sehat. Pada akhirnya, hal tersebut bisa mengakibatkan obesitas.
3. Risiko Diabetes
Bagi Sahabat Dream yang gemar minum kopi susu sachet, bahaya yang satu ini juga perlu diperhatikan. Sebab, kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh merupakan salah satu faktor risiko terjadinya diabetes tipe 2.
Kandungan gula yang tinggi di dalam kopi instan, jika dikonsumsi berlebihan dan setiap hari, akan menyebabkan kadar gula darah yang tinggi. Apabila disertai gaya hidup tidak sehat seperti tidak berolahraga atau kurang gerak, hal ini akan sangat berpotensi menimbulkan diabetes pada kemudian hari.

4. Meningkatkan Kolesterol Jahat
Sebagian besar kopi instan mengandung krimer, di mana hal tersebut menyimpan lemak trans. Ketahuilah bahwa lemak trans memiliki kolesterol jahat atau yang biasa disebut low-density lipoprotein atau LDL. Jika dikonsumsi setiap hari, kandungan LDL yang tinggi merupakan faktor risiko beberapa penyakit berbahaya, contohnya penyakit jantung dan stroke.
Penjelasan selengkapnya baca di KlikDokter.
Dream - Kopi jadi minuman wajib bagi banyak orang, baik sore mau pun pagi hari. Ada yang suka kopi hangat, atau dibuat es.
Pernah terbayang mengonsumsi kopi dalam bentuk jelly yang jika digigit " pecah" di dalam mulut? Dennis Guido, pemilik akun Instagram @naktepang membuat kopi dengan cara berbeda.
Mahasiswa teknologi pangan ini membuat kopi dalam bentuk seperti permen lembut. Teksturnya seperti jelly dan saat digigit isinya merupakan kopi hitam.

Lewat video yang diunggah, Dennis memperlihatkan cara membuatnya. Awalnya ia membuat kopi hitam seperti biasa.
Setelah itu, kopi hitam ditaruh di gelas kaca dan dicampur dengan kalsium laktat. Kopi kemudian diaduk hingga berbusa dan dimasukkan ke cetakan silikon.

Ia lalu membuat larutan lainnya menggunakan campuran sodium alginate dan air. Kopi yang telah mengeras di cetakan kemudian ditaruh di campuran sodium alginate.
Kopi yang berbentuk bulat tersebut lalu direndam di air biasa selama beberapa detik. Jadilah kopi berbentuk jelly yang jika digigit akan muncrat di mulut. Lihat saja video cara membuat kopi unik ini.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya