Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Olahraga
Dream - Libur lebaran cukup lama biasanya kita dimanjakan dengan banyak hidangan nikmat kaya lemak. Mulai dari opor, sambal goreng ati, ayam bakar, hingga kue-kue manis berkalori tinggi.
Beberapa orang bahkan berat badannya naik drastis setelah berpuasa. Lemak di perut pun bertambah dan tampak sangat buncit. Sahabat Dream ingin mengikis lemak perut?
Segera atur pola makan dengan defisit kalori. Selain itu, lakukan juga olahraga. Bisa dimulai dengan gerakan simpel, seperti yang dicontohkan pelatih olahraga Rio Januar dalam akun Instagramnya @coachriojp.
" Gerakan ini bisa dilakukan siapa aja, coba rutinkan ya setiap hari sekuat kamu bisa.. tambahkan SET ATAU REPETISI nya di setiap minggu. Selain bikin gelambir di perut kamu berkurang, bs biikin makin kencang area perutnya dan efektif bikin pinggang makin ramping + gobyossss," tulisnya.

Gerakan pertama yaitu menggerakan siku dan mengangkat kaki. Tempelkan siku kanan ke dengkul kiri dan sebaliknya. Lakukan sebanyak 15 kali.
Gerakan kedua yaitu loncat atau jumping jack dan atur napas. Tahan perut dan angkat tangan ke atas.

Untuk gerakan ketiga sangat simpel. Angkat kaki ke arah dada, dan taruh tangan di bawah paha.

Untuk bisa mengikuti di rumah, Sahabat Dream bisa melihat video berikut dari Coach Rio.
Lihat postingan ini di Instagram
" Rutinkan seminggu 3-5x ya, bisa juga kamu kombinasikan dengan gerakan di video lainnya," pesannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya