Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Putusnya hubungan atau perceraian merupakan mimpi buruk untuk semua orang. Dikutip dari Yourtanggo, hal ini dapat mempengaruhi sikap dan sifat seseorang, dari positif bisa saja berubah menjadi negatif.
Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa solusi yang dapat membantu mengatur emosi negatif, yaitu:
1. Berdamai dengan Diri Sendiri
Terimalah bahwa Anda sudah tidak lagi dengan pasangan, mencoba untuk berbesar hati dan mulai menikmati hidup dengan perbanyak koneksi.
Berpeganglah pada iman dan keyakinan agar terhindar dari stres. Berdamailah dengan diri sendiri dengan bernegoisasi pada situasi dan hati.
2. Manfaatkan Waktu
Manfaatkan dan luangkan waktu untuk melakukan hal yang sudah lama ingin dilakukan sebagai sesorang berstatus single. Mulailah menikmati masa-masa sendiri jangan terjebak pada perasaan bersalah apalagi marah.
Lakukan aktivitas fisik, perbanyak senyum agar bahan kimia endorfin alami keluar dan membuat hari semakin bahagia.
3. Penyesuaian Sikap
Bekerja keras memahami situasi yang realistis. Ubah perilaku negatif yang pernah dilakukan selama pernikahan. Mulai bertanggung jawab dengan diri sendiri untuk membantu mengubah hal negatif mwnjadi positif.
4. Mantapkan Hati Lewat Dukungan
Saat sedang di posisi seperti ini, banyak pihak memberikan dukungan mulai dari teman ataupun keluarga. Manfaatkan dan terus mantapkan hati lewat dukungan yang diberikan untuk proses penyembuhan.
Jangan dulu cepat mencari pengganti yang ada hanya menjadikan hal tersebut sebuah pelarian, ini justru memperburuk keadaan.
5. Berlapang Dada
Komunikasi dengan orangtua atau orang terdekat dapat membantu proses penyembuhan. Belajarlah menerima keadaan dan mulai belajar dari kesalahan.
Berlapang dada menerima saran dan kritik dari keluarga atau orang terdekat, hal itu membantu untuk mengubah pribadi menjadi lebih baik. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya