Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Hoax Soal Covid-19 yang Banyak Beredar, Ketahui Faktanya

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 16 Maret 2020 18:36
Hoax Soal Covid-19 yang Banyak Beredar, Ketahui Faktanya
Cobalah menyaring informasi dengan baik.

Dream - Penularan virus corona (COVID-19) yang kasusnya terus meningkat di Indonesia, juga diikuti dengan banjirnya berita/ informasi palsu atau hoax di berbagai media sosial. Penting bagi Sahabat Dream untuk mencari tahu dari sumber-sumber kredibel.

Antara lain media sosial resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Twitter @KemenkesRI), WHO (Twitter @WHO). Jangan menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita harus berperan aktif melakikan verifikasi informasi, sebelum percaya dan menyebarkannya.

Para ahli kesehatan dari seluruh dunia sibuk mencoba mencari solusi. Sebagai masyarakat yang cerdas kita harus mendukung para ahli tersebut untuk mencegah misinformasi yang beredar, dimulai dengan mempraktikkan do’s and don’ts dengan benar.

World Health Organization (WHO) menyarankan untuk sering mencuci tangan, menghindari tempat-tempat umum, makan secara sehat dan mencari bantuan dokter jika timbul gejala penyakit.

Ketahui juga fakta dari hoax soal corona virus (Covid-19) yang banyak beredar. Apa saja?

 

1 dari 9 halaman

1. Masker

Masker Corona

Mengenakan masker saja tidak bisa menjamin perlindungan terhadap virus COVID-19. Seperti yang kamu ketahui, virus Covid-19 dapat menyebar melalui kontak fisik atau bahkan bersin. Masker wajah hanya berguna ketika orang yang terinfeksi memakainya untuk mencegah menularkan virus ke orang yang sehat.

 

2 dari 9 halaman

2. Bawang Putih

Waspada! Bawang Putih Berbahaya untuk 6 Tipe Orang Ini

Terdapat pesan berantai WhatsApp dan posting-posting media sosial yang beredar, berisi tentang sifat anti-bakteri bawang putih yang telah diperbanyak, sebagai satu-satunya pengobatan rumahan terhadap virus corona. Hal ini belum terbukti secara ilmiah dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

 

3 dari 9 halaman

3. Miracle Mineral Suplement

Dipromosikan oleh seorang YouTuber, Miracle Mineral Suplement (MMS) dipercaya sebagai penangkal efektif untuk virus ini. Namun, suplemen ini dikatakan mengandung chlorine dioxide yang dapat berakibat fatal bagi kesehatan. Mengkonsumsi ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, termasuk kematian.

 

4 dari 9 halaman

4. Suhu yang panas

Saat ini sedang beredar bahwa panas dapat membunuh virus apa pun, termasuk virus corona. Penting untuk diingat bahwa virus menyebar aktif di Australia, bahkan selama musim panas mereka yang mencapai 41 derajat celcius. Dikutip dari Misskyra, saat ini, tidak ada bukti kuat tentang bagaimana COVID-19 dapat bereaksi terhadap panas.

Laporan Raissa Anjanique

5 dari 9 halaman

Kenali Istilah-Istilah Saat Wabah Virus Corona Merebak

Dream - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus corona sebagai pandemik global. Akibat kondisi ini, sejumlah negara melakukan lockdown atau membatasi akses keluar masuk warga dari dan keluar kotanya.

Italia, Denmark, Filipina, dan Irlandia telah mengambil langkah lockdown untuk mencegah penyakit ini meluas dan memakan banyak korban.

Kebijakan lockdown juga dilakukan di sejumlah kota seperti Wuhan, China tempat virus Corona pertama kali ditemukan. Tiap negara juga telah melakukan isolasi dan karantina bagi warganya yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan dicurigai.

Isolasi dan karantina membantu melindungi masyarakat dengan mencegah penularan virus corona atau dikenal COVID-19 menjadi lebih luas.

Apa sebenarnya arti dari istilah lockdown, isolasi, dan karantina?

Dilaporkan Liputan6.com, berikut penjelasan dari lockdown, isolasi, dan karantina.

6 dari 9 halaman

Istilah Lockdown

Dalam istilah bahasa Inggris, lockdown atau mengunci merupakan situasi di saat orang-orang tidak diizinkan masuk atau meninggalkan gedung atau area secara bebas karena keadaan darurat. 

Lockdown merupakan protokol darurat yang biasanya mencegah orang meninggalkan suatu area.  Protokol biasanya hanya bisa diajukan oleh seseorang dalam posisi otoritas seperti pemimpin negara atau daerah. Dalam kasus Covid-19, lockdown dilakukan untuk mengunci akses masuk dan keluar sebuah daerah atau negara untuk mencegah penyebaran wabah virus corona. 

Protokol lockdown membuat masyarakat untuk tetap berada di rumah dan membatasi segala aktivitas di ruang publik. Upaya lockdown akibat Covid-19 pertama dilakukan oleh pemerintahan China, khususnya di Provinsi Hubei.

7 dari 9 halaman

Isolasi

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDD), isolasi merupakan langkah memisahkan orang sakit yang memiliki penyakit menular dari orang yang tidak sakit. Isolasi memungkinkan orang terinfeksi menjauh dari orang sehat.

Isolasi bisa dilakukan pihak medis yang berwenang secara mandiri. Dalam istilah medis, isolasi merupakan salah satu dari beberapa tindakan yang dapat diambil untuk menerapkan pengendalian infeksi.

8 dari 9 halaman

Karantina

Centers for Disease Control and Prevention (CDD) menyebut, karantina merupakan langkah memisahkan dan membatasi pergerakan orang yang diduga memiliki penyakit menular untuk melihat apakah mereka benar-benar terinfeksi.

Karantina merupakan keadaan atau tempat isolasi bagi seseorang yang mungkin telah bersentuhan dengan penyakit menular. Tak seperti isolasi yang diperuntukkan bagi orang yang telah terinfeksi, karantina tidak hanya diperuntukkan bagi orang sakit saja.

Orang yang tampak sehat dapat menyebarkan patogen tanpa pernah tahu bahwa mereka memilikinya. Inilah yang membuat karantina penting dilakukan.

Untuk pandemi virus Corona, CDC telah merekomendasikan karantina mandiri untuk individu yang menunjukkan gejala virus Corona.

9 dari 9 halaman

Cegah Penyakitnya

Menurut CDC, kamu bisa membantu mencegah penyebaran penyakit ke orang-orang di rumah dan komunitas. Masyarakat diminta untuk tidak panik menghadapi pandemi ini. Berikut caranya:

- Tetap di rumah kecuali untuk mendapatkan perawatan medis. Kamu harus membatasi aktivitas di luar rumah, kecuali untuk mendapatkan perawatan medis.

- Tetap di rumah dan hindari area publik. Jangan pergi bekerja, sekolah, atau pergi ke area publik. Hindari menggunakan transportasi umum atau berbagi perjalanan.

- Pisahkan diri dari orang lain dan hewan di rumah.

- Periksakan diri ke dokter, hubungi penyedia layanan kesehatan dan beri tahu mereka bahwa kamu memiliki atau mungkin memiliki virus corona.

- Kenakan masker wajah.

- Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin.

- Sering mencuci tangan.

- Hindari berbagi barang-barang pribadi.

- Bersihkan semua permukaan benda yang sering disentuh setiap hari.

- Memantau gejala saat sedang sakit.


Sumber: Liputan6.com/Anugerah Ayu Sendari

Beri Komentar