Shutterstock
Dream - Makan berlebihan dan mengonsumsi kalori dalam jumlah berlebihan sepanjang hari menjadi hal yang sulit dihentikan sebagian orang.
Seiring waktu, makan terlalu banyak dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko mengembangkan kondisi kronis seperti diabetes atau penyakit jantung. Namun, jika Sahabat Dream mengalami makan yang berlebihan, beberapa teknik ini mungkin bisa membantu.

Tips ini akan membantu mengubah perilaku dan juga menghentikan makan berlebihan.
Kita cenderung makan berlebihan karena lapar secara emosional. Kelaparan emosional menarik kita ke dalam siklus stres, depresi, kebosanan, ketakutan, kesepian, dan kekosongan emosional. Memahami makanan pemicu Anda dan menghindarinya dapat membantu mengurangi kemungkinan makan berlebihan
Saat makan sebaiknya hindari gangguan seperti menonton televisi, meskipun kebiasaan ini mungkin tampak tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan makan berlebihan.

Jika memungkinkan, hindari melewatkan makan karena dapat menyebabkan rasa lapar yang hebat, yang dalam banyak kasus dapat menyebabkan makan berlebihan saat makan.
Karena stres dapat menyebabkan makan berlebihan, penting untuk menemukan cara untuk mengurangi jumlah stres dalam kehidupan sehari-hari.
Juga pertahankan jadwal makan yang teratur. Pastikan juga makan makanan yang kaya serat, seperti kacang-kacangan, sayuran, gandum, dan buah, dapat membantu merasa kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan.
(Source: Boldsky)
Advertisement

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir