Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Joko Widodo Bersama Para Pejabat Polri (ANTARA NEWS/Yudhi Mahatma)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj sempat berkomentar mengenai lambannya pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan rakyat.
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima masukan berbagai elemen masyarakat. Termasuk menjalankan intensitas komunikasi dengan para tokoh agama.
"Masukan yang bagus. Yang belum baik akan kami perbaiki," kata Presiden Jokowi di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa, 8 November 2016.
Meski begitu, Jokowi menyadari adanya kesalahan yang dia lakukan. Dia mengaku hal itu terjadi lantaran dia hanya manusia biasa.
"Saya manusia biasa yang penuh dengan kesalahan, penuh dengan kekurangan," ucap dia.
Ucapan Jokowi itu muncul setelah dimintai tanggapan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, mengenai lambannya pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan rakyat.
Said juga meminta agar Jokowi intensif berdialog dengan para tokoh lintas agama. (Ism)